Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ingin Cepat Kaya, Sopir Sidosermo Surabaya Nyambi Jadi Bandar Sabu

Suryanto saat diamankan di Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Niat untuk segera kaya, Suryanto (27) warga Jalan Sidosermo Surabaya malah harus mendekam di sel penjara lantaran ketahuan mengedarkan dan memiliki sabu. Akibat perbuatannya, ia ditangkap Anggota Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (7/5/2022).

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri menjelaskan, penangkapan Suryanto dilakukan usai pihaknya mendapatkan laporan kepemilikan sabu di salah satu rumah di Sidosermo. Polisi yang mendengar informasi tersebut lantas melakukan pendalaman.

“Setelah didalami ternyata tersangka juga bandar, langsung kita amankan dan lakukan penggeledahan,” ujar Daniel, Rabu (25/5/2022).

Saat digeledah, tersangka sempat mengelak jika memiliki sabu. Namun, ia langsung tertunduk lesu usai anggota di lapangan mendapatkan satu poket sabu di saku celananya. “Saat kami temukan satu poket itu, kami langsung geledah rumahnya dan menemukan total 6 poket sabu dan timbangan elektrik beserta alat hisap milik tersangka,” imbuh Daniel.

Anggota di lapangan mendapati sabu dengan berat total 4.56 gram sabu. Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut didapatkan dari seorang bandar berinisial SY yang saat ini ditetapkan buron. Selain itu, tersangka mengakui bahwa sabu yang didapat selain dikonsumsi juga dijual dengan harga mulai Rp200 ribu – Rp400 ribu.

“Saya ambil di Jalan Rajawali, belinya 7 gram sudah laku sebagian. Per gramnya saya untung 700 ribu,” ujar Suryanto dengan wajah lesu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar