Hukum & Kriminal

OTT KPK

Ikut Ditangkap KPK, Kadis Perizinan Disebut Orang Dekat Bupati Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Sidoarjo, sosok Kepala Dinas Perizinan Terpadu Ari Suryono ikut digelandang untuk diperiksa. Ia dibawa bersama Ajudan Protokoler Kominfo Kabupaten Sidoarjo Budiman dan satu ajudan pribadi Novi.

Terseretnya Ari Suryono disebut tidak mengherankan. Sumber beritajatim.com yang enggan disebut namanya menyebut jika Ia memang berada di lingkaran dalam Bupati Sidoarjo.

“Dulu Ketua KNPI Sidoarjo Mas. Memang orang pendopo dia. Bisa lah dibilang tangan-tangannya Abah Saiful (Bupati Sidoarjo). Orang dekatnya lah,” ujar sumber itu.

Sebagai informasi, seperti diberitakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pihak di Kabupaten Sidoarjo.

“KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di kabupaten Sidoarjo Jawa Timur,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (7/1/2020) malam.

Menurutnya, operasi tangkap tangan diduga terkait pengadaan barang dan jasa. Ali belum menjelaskan rinci siapa saja yang ikut diamankan. Termasuk barang bukti yang ditemukan dalam tangkap tangan.

“Info selengkapnya akan disampaikan besok ketika konferensi pers,” ujar Ali.

Informasi adanya tangkap tangan diperoleh beritajatim.com sekitar pukul 20.00. Saat wartawan beritajatim.com datang, situasi Pendopo Delta Wibawa yang nampak sepi. Padahal, lazimnya pendopo ramai hingga malam hari, terlebih sopre harinya ada pelantikan sejumlah pejabat.

Menurut Informasi, sekitar pukul 19.00 WIB ditengarai ada aktifitas yang dilakukan aparat penegak hukum. Sebanyak empat mobil, dikabarkan, membawa empat orang dari dalam pendopo, tempat Bupati Sidoarjo H Saiful llah bekerja sehari-hari.

Bahkan sekitar pukulm 22.00 Pendopo Delta Wibawa juga terlihat disterilkan. Pintu gerbang yang biasanya terbuka kini ditutup. Tidak semua orang bisa masuk pendopo, termasuk para jurnalis. Satpol PP yang bertugas di Pendopo Delta Wibawa meminta untuk tidak memasuki joglo atau duduk di tempat depan pendopo.

“Kami diperintah Kabag Rumah Tangga pendopo untuk menyampaikan perintah tersebut,” ujar Anggoro Dwi dan Jiri, dua petugas Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Selasa (7/1/2020) malam.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar