Hukum & Kriminal

IDI Sumenep Laporkan 5 Akun FB Dengan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sumenep (beritajatim.com) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumenep resmi melaporkan lima akun facebook (FB) yang dinilai telah mencemarkan nama baik dan melecehkan profesi dokter.

Kuasa Hukum IDI Sumenep, Hawiyah Karim menjelaskan, awalnya IDI hanya akan melaporkan tiga akun. Namun setelah Ketua IDI Sumenep yakni dr Azis Sp Rad sebagai pelapor diperiksa penyidik, ternyata ada lima akun yang dilaporkan.

“Lima akun itu kami anggap mencemarkan nama baik dan melecehkan profesi dokter. Lima akun berbeda itu postingannya juga beda-beda, tetapi semuanya sama-sama mengandung kalimat tidak pantas,” ungkap pengacara yang karib disapa Wiwik ini.

Postingan yang dipersoalkan tersebut mengomentari penanganan Covid-19 di Sumenep. Dalam kalimat yang ditulis, ada kata-kata yang menyebut organ intim perempuan dalam bahasa Madura, mengumpat agar terkena corona dan dokternya segera mati. Kemudian ada yang mengata-ngatai bodoh, dan ada juga yang menulis kalimat dengan arti perbuatan tidak senonoh.

“Kami pastikan lima akun itu akun aktif semua, meski ada yang foto profil dan data pribadi sudah diganti. Kami serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini pada penyidik,” ujarnya.

Wiwik menerangkan lima akun yang dilaporkan itu tertuang dalam dua laporan polisi (LP) yang berbeda, karena lokasi pemilik akun di daerah yang berbeda. “Jadi kenapa dipisah menjadi 2 LP, karena dari 5 akun itu, selain nama akun berbeda, lokasinya (kecamatan) juga berbeda. Ada 2 kecamatan berbeda yang tertulis di data pribadi pemilik akun itu,” paparnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar