Hukum & Kriminal

Ibu dan Anak Dijambret di Jalan Undaan Surabaya

Korban yang terjatuh di Jalan Undaan, Surabaya, Jumat (19/2/2021). Diduga hendak ke jambret karena tas ditarik pengendara lain.(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – jambret yang beraksi di wilayah hukum Polsek Tegalsari tergolong nekat. Bagaimana tidak para pelaku jambret ini beraksi di siang bolong.

Tercatat setidaknya ada 2 kali kejadian jambret dan percobaan jambret di Jalan Undaan Kecamatan Genteng, Surabaya selama kurang dari sebulan. Bahkan para korban tampak mengalami luka yang cukup parah.

Dari catatan beritajatim.com selama kurang dari sebulan ini jambret yang beraksi pada siang hari rata-rata korbannya adalah perempuan. Mereka ditarik tasnya hingga membuat korban yang mengendarai sepeda motor ini terjatuh. Walhasil para korban pun mengalami luka cukup parah seperti muka tangan dan juga kaki.

“Benar ada dua kali kejadian jambret hanya di Jalan Undaan. Tapi kejadian pertama sudah tertangkap pelakunya. Sedangkan kejadian kedua pelaku tak berhasil merampas tas korban,” Jelas Kanit Reskrim Polsek Genteng, Surabaya, Ipda sutrisno kepada beritajatim.com, Jumat (17/2/2021).

Seperti yang diketahui kejadian jambret siang bolong pertama yang berhasil dihimpun beritajatim.com yakni pada tanggal 22 Januari 2021. Korban merupakan pengendara dua orang wanita yang satu diketahui mengalami luka cukup parah termasuk bagian wajahnya karena tersungkur diaspal.

Sedangkan kejadian kedua terjadi pada Jumat (17/2/2021) sore hari pukul 15,.10 WIB. Pada jadi yang kedua yang diperoleh beritajatim.com ini 2 wanita yakni ibu dan anak juga terjatuh usai pelaku jambret ini menarik tas korban. Beruntung korban hanya mengalami luka lecet pada kaki dan tangannya namun sang ibu mengalami luka cukup parah pada kakinya.

“Untuk kejadian kedua tadi gak ada laporan polisi. Tapi sudah terdata kejadian ini,” lanjut Sutrisno.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar