Hukum & Kriminal

Ibu dan Anak Diadili karena Terlibat Sindikat Pengedar Pil Koplo

Surabaya (beritajatim.com) – Sindikat pengedar pil koplo antar Provinsi ini menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dia adalah Christin Setiawan dan Johans. Kedua terdakwa yang merupakan Ibu dan Anak ini didakwa memiliki pil koplo sebanyak tiga juta lima ratus ribu butir.

Dalam dakwaan JPU Suparlan kedua terdakwa didakwa Pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), UU RI. Nomer 36 tahun 2009 Jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana tentang undang-undang kesehatan.

Sidangpun dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi penangkap dari anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yakni saksi Bagus Mukaryadi dan Adi Irawan.

Dalam keteranganya, kedua saksi mengatakan menangkap terdakwa Johans di Boulevard Raya Kelapa Gading Jakarta Utara, saat dilakukan penggeledahan di temukan 2 iPhone dan rekapan transaksi pil doeble L, serta 3 rekening BCA bukti transfer pembayaran.

“Setelah dilakukan pengembangan, kami menangkap terdakwa Christin Setiawan dan Henri Sutiono alias Aling (berkas penuntutan terpisah),”terang saksi.

Saksi juga menjelaskan adanya transaksi pil doeble L sebanyak 30 kali yang setiap pengiriman bertransaksi sebanyak 10 dos seharga Rp 22.500.000,. “Dalam buku rekapan tertulis setiap satu dos berisi satu juta pil koplo,”terangnya.

Atas Keterangan saksi itu, kedua terdakwa tidak membantahnya. “Benar pak hakim,”ucap kedua terdakwa saat ditanya oleh majelis hakim.

Untuk diketahui, kasus peredaran pil koplo ini dibongkar anggota Polrestabes Surabaya dan menyita tujuh juta butir obat psikotropika jenis pil koplo.

Berawal dari penangkapan pengedar berinisial VR di kawasan Tambaksari, Surabaya. Barang bukti yang disita saat itu yaitu 3,6 juta butir pil koplo jenis LL atau “Double L”.

Dari pengembangan, polisi kemudian menangkap FN dan AS di wilayah Surabaya dengan barang bukti 68.000 butir pil jenis serupa.

Tak berselang lama polisi meringkus pengedar berinisial MN dan DK di Kabupaten Kediri, dengan barang bukti 2,4 juta pil koplo, selain juga mengamankan 20,14 gram narkoba jenis sabu-sabu dan tiga butir pil ekstasi.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pengedar berinisial BD di kawasan Dukuh Kupang Barat Surabaya, serta HN di Blora Jawa Tengah, dengan barang bukti satu juta butir pil koplo “Double L”.

Terakhir, polisi meringkus seorang ibu rumah tangga yakni terdakwa Christin Setiawan dan putranya yaitu terdakwa Johans di Kelapa Gading, Jakarta.

Kedua terdakwa ini merupakan kaki tangan sindikat jaringan peredaran jutaan pil koplo, yang menurut informasi dikendalikan oleh seorang narapidana di sebuah lembaga pemasyarakatan wilayah Jawa Timur berinisial AB. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar