Hukum & Kriminal

HP Penjual Sabu Tertinggal di Rumah Perangkat Desa

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pemuda asal Dusun Bangila, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satnarkoba Polres Mojokerto. Keduanya terbukti berjualan narkoba jenis sabu.

Hal ini diketahui, saat jaket dan handphone (HP) yang tertinggal di rumah salah satu perangkat desa di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Saat diperiksa, HP tersebut berisikan chat transaksi narkoba jenis sabu.

Paur Subbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Siti Tri Hidayati mengatakan, kedua pelaku yakni Murti Wibowo (27) dan Mukhammad Taufik (25). “Di HP tersebut ada chat yang berisikan pelaku melakukan transaksi sabu. Kita lakukan pengembangan kemudian berhasil meringkus para pelaku,” ungkapnya, Kamis (9/5/2019).

Petugas berhasil meringkus Mukhammad Taufik terlebih dulu di rumahnya dengan barang bukti berupa enam paket sabu kemasan plastik klip. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku lain yakni atas Murti Wibowo dengan barang bukti tiga paket sabu.

“Masih ada satu pelaku lagi yang kini masih dalam pengejaran, dia berperan sebagai pengedar. Kedua pelaku dan barang bukti keseluruhan sebanyak 11 paket sabu kemasan pahe, satu HP dan juga timbangan digital diamankan. Kedua dijerat Pasal 112 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahum penjara,” jelasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar