Hukum & Kriminal

Hindari Razia, Pengendara Kendaraan Roda Dua di Mojokerto Pilih Masuk Gang

Pengendara ini hindari petugas saat Operasi Zebra Semeru 2019 digelar. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah pengendara sepeda motor memilih menghindari petugas saat Satlantas Polres Mojokerto menggelar Operasi Zebra Semeru 2019. Tak jarang mereka masuk gang untuk menghindari pemeriksaan surat-surat yang dilakukan petugas.

Seperti Operasi Zebra Semeru 2019 yang digelar Satlantas Polres Mojokerto, Jumat (25/10/2019) sore. Operasi Zebra Semeru 2019 digelar di halaman kantor Bersama Samsat Mojokerto atau di Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Sejumlah pengendara roda dua yang menjadi sasaran Operasi Zebra Semeru 2019 dari arah Jalan Jayanegara yang hendak ke Kota Mojokerto diminta masuk ke halaman kantor Bersama Samsat Mojokerto. Sementara dari arah sebaliknya, petugas memberhentikan di seberang jalan depan kantor Samsat.

Beberapa petugas memeriksa kelengkapan surat-surat para pengendara roda dua. Sementara untuk roda empat, petugas juga ada di Jalan Jayanegara memberhentikan pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Tak jarang, sejumlah pengendara kendaraan roda dua menghindari petugas dengan cara masuk gang tepat di samping Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Mojokerto. Namun, beberapa petugas sudah ditempatkan sehingga para pengendara tidak bisa menghindari lagi.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Irwan Rizki Prakoso mengatakan, penempatan petugas di gang tersebut memang sudah masuk dalam rencana dari Operasi Zebra Semeru 2019.

“Kebetulan kita pas ploting, kita ploting juga pas apel anggota. Jadi saya tempatkan anggota disitu (gang) untuk antisipasi para pengendara yang tidak tertib kemudian mengambil jalan gang-gang. Tetap kita berikan tilang jika ada yang melanggar,” ungkapnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar