Hukum & Kriminal

Hilang Cukup Lama, Motor Milik Pengemudi Ojol Ini Kembali Lagi

Petugas kepolisian saat menunjukkan tersangka dan barang bukti curian dalam gelar perkara di Mapolsek Gubeng, Surabaya, Senin (26/10/2020). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Mardiono (48), pengemdui ojek online atau daring asal Jojoran I Printis II Dalam, Surabaya tak menyangka jika motornya kembali. Ia yang menunggu cukup lama ini mengaku senang motor Vario hitam miliknya berhasil ditemukan oleh jajaran kepolisian Polsek Gubeng.

Membawa jaket ojol, ia beberapa kali keluar masuk Mapolsek untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, ia bahkan rela menanti selesainya gelar perkara bersama jurnalis dan empat tersangka pencurian. Mardiono mengaku kehilangan motornya saat mengantar pesanan.

“Kejadiannya pagi sekitar jam delapan atau sembilan. Saya parkir di depan rumah dapat order, ternyata motor sudah nggak ada. Padahal sudah dikunci. Saya ucapkan terima kasih Polsek Gubeng yang menemukan motor saya dan menangkap pelakunya,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Gubeng Kompol Palma mengatakan ada empat pelaku yang beraksi. Salah satunya merupakan pelaku penjambretan dan juga pelaku pencurian sepeda motor. Modusnya menunggu pesanan dari penadah, kemudian mencari sasaran motor yang dipesan dan mencurinya.

Bahkan para pelaku pencurian serta dua penadah ini juga memalsukan STNK. Surat Tanda Nomor Kendaraan yang palsu ini dibuat pelaku dengan disingkronkan bersama Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

“Modusnya cari motor sesuai pesanan. Kemudian mereka janjian dengan penadah di kawasan Jembatan Suramadu. Hingga akhirya penadah memalsukan STNK yang singkron dengan plat nomor palsu juga,” paparnya.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, pelaku memasang plat nomor palsu ke motor curian tersebut. Usai terpasang dan STNK sudah siap, mereka menjual ke penadah lain di kawasan Lumajang. Motor pesanan ini diantar untuk dijual sesuai kesepakatan.

Kini keempat pelaku yakni MR, OS MH dan OM yang masih muda ini pun harus menjadi tahanan Polri. “Pelaku mencuri pakai kunci T, plat, beberapa unit motor hasil curian dan sarana mencuri, serta STNK yang diduga palsu,” tandasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar