Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Hendak Selundupkan Sabu 47,55 Gram ke Sumenep, Warga Sampang Diringkus di Hotel

Barang bukti sabu seberat 47,55 gram (foto : Humas Polres Sumenep)

Sumenep (beritajatim.com) – Satnarkoba Polres Sumenep meringkus tiga tersangka yang terlibat dalam upaya pemasokan narkotika jenis sabu. Tiga tersangka itu masing-masing berinisial H (32), warga Sokobana, Sampang, kemudian W (32), warga Batumarmar Pamekasan, dan M (29), warga Sokobana Sampang.

“Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. H dan W ditangkap di salah satu hotel di Sumenep, sedangkan M ditangkap di salah satu tempat wisata di Sampang,” kata Kapolres Sumenep, Selasa (24/5/2022).

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, ada dua orang mencurigakan dari Sokabanah Sampang, menginap di salah satu hotel di Sumenep. Mereka berdua diduga akan memasok sabu ke Sumenep. Petugas pun langsung menuju TKP dan melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap tersangka H.

“Saat dilakukan penggeledahan di kamar hotel, ditemukan barang bukti di bawah bantal berupa satu poket sabu. Setelah ditunjukkan, tersangka mengakui bahwa barang bukti itu adalah miliknya,” ungkap Kapolres.

Selanjutnya petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka W di sebuah warung di depan Hotel. Berdasarkan hasil interogasi, W dan H mengaku sabu tersebut di dapat dari M. Petugas pun melakukan pengembangan dan berhasil menangkap M di area parkir wisata Pantai Lon Malang Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang.

“Berdasarkan hasil interogasi, M mengakui telah menyerahkan sabu kepada H dan W. Akhirnya ketiga tersangka itu diamankan di Satreskoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolres.

Barang Bukti yang disita dari tersangka H berupa 1 poket sabu dengan berat kotor 47,55 gram, kemudian 1 plastik klip ukuran sedang, 1 plastik warna bening, sobekan tisu warna putih, sobekan plastik warna hitam, 1 unit HP merk Vivo.

Sedangkan dari tersangka W, polisi menyita 1 unit HP merk Oppo warna putih, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy nopol M 4358 TR. Kemudian dari tersangka M, polisi menyita 1 unit HP merk Oppo.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Kapolres. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar