Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Hendak Kabur ke Luar Pulau, Debt Collector Ditangkap Polisi

Totok saat diamankan di Polsek Sukolilo

Surabaya (beritajatim.com) – Totok (32) harus merasakan dinginnya sel tahanan. Ia ditangkap polisi pada Jumat (27/11/2021) saat hendak kabur ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Totok dilaporkan oleh Heri (39) dengan tuduhan menggelapkan uang perusahaan hasil penagihan dari konsumen.

Kapolsek Sukolilo AKP M Sholeh menjelaskan, tersangka bekerja sebagai penagihan di CV Jaya Abadi. Ia mengambil uang pembayaran dari konsumen hingga belasan juta.

“Sementara uang yang digelapkan sekitar Rp 12 juta. Hasil dari setoran customer yang seharusnya disampaikan kepada kantor malah dibuat keperluan pribadi,” ujar Sholeh saat dikonfirmasi beritajatim, Senin (29/11/2021).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin menjelaskan, tersangka sempat tidak menghiraukan panggilan dari pihak kepolisian. Polisi lalu menelusuri dan mengetahui keberadaan tersangka di Tuban. “Sebelumnya statusnya terperiksa waktu sudah naik tersangka, kami mendapatkan informasi bahwa tersangka akan kabur ke luar pulau. Sehingga kami tangkap di Tuban,” ujar Abidin.

Dari penangkapan itu, polisi menyita empat kupon sebagai bukti pembayaran dan surat tanda telah membayar dari konsumen. “Untuk alat bukti, selain kupon dan surat keterangan dari konsumen, kami juga sudah mendapatkan hasil audit dari CV,” imbuh Abidin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Totok dijerat pasal 374 dan 372 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar