Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Hasil Lab Forensik Keluar, Ini Tersangka Pembunuhan Warung Dawet Ngawi

AKBP I Wayan Winaya Kapolres Ngawi

Ngawi (beritajatim.com) – Polres Ngawi mulai mendapatkan titik terang dari kasus pembunuhan pegawai harian lepas Kantor Bersama Samsat Ngawi, Tanti Rachmawati Andrianingrum (41), Selasa (27/12/2021). Hasil pemeriksaan pisau dapur yang ditemukan di lokasi bunuh diri Teguh Wibowo (32) suami Tanti, menunjukkan bahwa terdapat darah yang merupakan darah Tanti.

Bisa dipastikan pisau dapur itulah alat yang digunakan untuk membunuh dengan memberikan luka sayatan di beberapa bagian tubuh korban. Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya membenarkan kalau Teguh yang melakukan kejahatan itu. Dibuktikan dengan keterangan saksi-saksi yang menerangkan bahwa Teguh mengancam akan mengajak Tanti mati bersamanya jika gagal rujuk.

“Karena korban sampai akhir menolak untuk berdamai atau rujuk dengan pelaku, pelaku memilih jalan pintas yakni membunuh korban dan kemudian pelaku bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta api pada Selasa malam,” katanya.

Wayan menerangkan kalau sesuai dengan keterangan sebanyak 10 saksi dari keluarga Tanti maupun Teguh, bisa dipastikan kalau pembunuhan memang bermotif persoalan rumah tangga. Gagalnya permintaan rujuk yang diminta Teguh pada sang istri membuatnya memilih mengakhiri nyawa istrinya dan nyawanya sendiri.

Kuat kemungkinan bahwa pria asal Desa Klitik, Geneng, Ngawi itu mencegat Tanti yang hendak ke kantor samsat melewati warung dawet di Jalan Raya Ngawi Maospati pada Selasa pagi. Kemudian, melumpuhkan sang istri dengan memukul kepalanya menggunakan batu paving yang ada di sekitar warung dawet tersebut. Kemudian membunuh istrinya menggunakan pisau dapur dengan gagang coklat dengan memberikan beberapa luka sayatan.

“Kami pastikan pelaku memang Teguh Wibowo. Pelaku sudah meninggal dunia dengan menabrakkan diri ke kereta pada Selasa malam. Selang sembilan jam usai Tanti meninggal dunia,” pungkasnya. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar