Hukum & Kriminal

Hari Libur, Polsek Mojowarno Jombang Pantau Tempat Wisata Guna Cegah Kerumunan

Petugas Polsek Mojowarno melakukan pemantauan di Wisata Sumberboto saat hari libur guna mencegah kerumunan massa, Selasa (1/6/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Sejumlah personel dari Polsek Mojowarno Jombang diterjunkan untuk melakukan pemantauan di wana wisata Sumberboto, Desa Japanan, Selasa (1/6/2021). Hal itu dilakukan guna menjaga situasi Kamtibmas dan mencegah kerumunan di lokasi wisata saat hari libur atau tanggal merah.

“Kita menurunkan empat personel dari Unit Sabhara Polsek Mojowarno guna melakukan pemantauan di lokasi wisata. Ini untuk mengantisipasi adanya kerumunan. Karena, jika terjadi kerumunan, sangat berpotensi menjadi lokasi penyebaran Covid-19,” ujar Kapolsek Mojowarno AKP Yogas ketika dikonfirmasi.

Para personel tersebut bergerak secara mobiling. Mulai dari pintu masuk hingga lokasi wisata. Mereka tidak henti mengingatkan para pengunjung agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Yakni mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, serta menjaga jarak. Walhasil, para pengunjung mematuhi imbauan itu.

Sumberboto merupakan wisata alam yang berlokasi di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timut. Wisata ini Terletak di kaki Gunung Anjasmoro. Maka tidak heran, kawasan ini memiliki wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Semisal, sumber mata air dan bumi perkemahan yang cukup luas.

Selain wisata alam yang dapat dinikmati keindahannya, terdapat juga kolam renang dengan mata air asli pegunungan. Airnya jernih dan menyegarkan. Tidak hanya pesona alam dan kolam renang, di area wisata juga terdapat Monumen Sumberboto, yang merupakan bukti sejarah perjuangan kemerdekaan RI oleh pasukan Wanara.

Petugas Polsek Mojowarno memberikan masker kepada pengunjung wisata Sumberboto, Selasa (1/6/2021)

Sudah begitu, di dalam area wisata Sumberboto juga terdapat fasilitas umum yang cukup lengkap bagi pengunjung, seperti toilet, musola, tempat makan/kuliner dan juga aula. “Namun sejak Covid-19, jumlah pengunjung dibatasi. Hal itu untuk mencegah kerumunan massa,” kata Yogas.

Yogas menegaskan, selain mengantisipasi gangguan keamanan, pelaksanaan patroli ke Sumberboto difokuskan untuk meminimalisir adanya pelanggaran protokol kesehatan dan mencegah kerumunan massa. Walhasil, para pengunjung mematuhi imbauan tersebut.

Mereka yang datang ke Sumberboto, memakai masker, kemudian sebelum masuk lokasi mereka juga mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan. Yogas juga mengimbau kepada pengelola dan pengunjung agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Ingat 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” kata mantan Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang ini. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar