Hukum & Kriminal

Hari Ini Basis Boomerang Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba

Hubert Henry Limahelu, basis grup Band Boomerang Saat menjalani tahap dua beberapa waktu lalu di Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Hubert Henry Limahelu, basis grup Band Boomerang dijadwalkan menjalani sidang perdana dalam kasus narkotika yang membelitnya.

Kuasa hukum Hubert yakni Robert Mantinia menyatakan hari ini kliennya akan menjalani sidang dengan agenda dakwaan. ” Hari ini dakwaan, tapi sidangnya belum digelar,” ujar Robert, Senin (26/8/2019).

Sementara Ali Prakoso selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus narkotika Henry justru belum mengantongi schedule persidangan.

“Aku belum dapat penetapan sidangnya, nanti akan saya cek dulu,”kata Ali Prakoso.

Jaksa yang menjabat sebagai Kasubsi Penuntutan di Kejari Surabaya ini juga tidak mengetahui adanya pergantian tim penasehat hukum Henry dari Rudy Wedhaswara ke Robert Mantinia.

“Ra ngerti aku, PH ne sopo (saya tidak tau siapa penasehat hukumnya),” pungkas Ali Prakoso.

Sementara Rudy Wedhaswara membenarkan sudah tidak mendampingi Henry saat persidangan nanti lantaran surat kuasanya telah dicabut. Rudy sebelumnya merupakan penasehat hukum Henry ketika di penyidikan polisi hingga proses pelimpahan tahap II di Kejari Surabaya.

” Kuasa saya dicabut, pihak keluarga disarankan gereja untuk pakai pengacara dari gereja,”kata Rudy saat dikonfirmasi.

Untuk diketahui, Kasus narkotika basis grup band Boomerang ini dilimpahkan ke kejaksaan pada Kamis (8/8) lalu setelah berkas perkaranya dinyatakan sempurna atau dalam istilah hukum disebut P 21.

Dalam kasus ini, Henry didakwa melanggar pasal berlapis, yakni melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Henry ditangkap Polrestabes Surabaya dirumahnya dikawasan Jalan Kalongan Surabaya. Saat ditangkap, Petugas menemukan tiga bungkus plastik narkotika jenis ganja yang disimpan diatas atap genteng rumah.

Dari hasil penyidikan, Ganja tersebut dibeli Henry dari Michale Amos (berkas perkara terpisah) seharga Rp 400 ribu untuk dikonsumsi sendiri. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar