Hukum & Kriminal

Hanya Pakai Kolor, Pelaku Pencurian di Mojokerto Beraksi Lebih 5 Kali

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari pelaku. [Foto/Misti]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaku kejahatan ini dalam menjalankan aksinya cukup unik. Dia hanya mengenakan celana kolor. Rumah terakhir yang disatroni pelaku adalah milik panitera Pengadilan Negeri (PN) Tuban, Sumargi, di Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (13/12/2019).

Hasil pemeriksaan, pelaku yang diamankan di Surabaya dan dihadiahi timah panas petugas di bagian kaki sebelah kanan tersebut beraksi lebih dari lima kali. Dalam aksinya yang terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) tersebut, dia hanya mengenakan celana pendek alias kolor warna hitam garis-garis putih.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, pencurian yang dilakukan warga Dusun Curah Palung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi tersebut tergolong fenomenal. “Dia melakukan aksinya dengan cara yang unik, tidak tahu ritual apa tidak. Pelaku melakukan kejahatan hanya menggunakan kolor atau celana dalam,” ungkapnya, Kamis (2/1/2020).

Walhasil, Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil membekuk pelaku. Padahal, Abdul Rohman masuk rumah dan penghuni tidak sadar, barang yang diambil handphone (HP) dan laptop dengan kerugian sekitar Rp25 juta.

Abdul Rohman (41) mengaku, tujuannya hanya memakai kolor bukan ilmu sirep tapi agar pakaiannya tidak kotor. “Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari, sebagai tukang pijat tidak cukup. Saya masuk dengan cara di bawah atap ada tumpukan genting, saya loncat menuju ruang dapur. Tidak tahu kalau itu rumah pegawai PN, acak saja,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa satu unit sepeda motor Yamaha Zupiter Z nopol L 4214 CJ warna merah, satu buah HP merk Xiomi Redmi 5A warna dari grey, satu potong celana pendek motif garis hitam putih, sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp2.050.000 dan satu buah dompet merk Auris warna hitam.

Pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan 5 KUHP dengan ancaman pidana penjara lima tahun. Sebelumnya, anggota Unit Resmob Polres Mojokerto berhasil membekuk pelaku pencurian di rumah panitera Pengadilan Negeri (PN) Tuban pada, Kamis (26/12/2019). [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar