Hukum & Kriminal

Hakim dan Juru Sita Meninggal, PN Surabaya Batasi Sidang

Sidang tuntutan di ruang Cakra PN Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya berduka, dua orang tercatat meninggal dunia pada minggu kemarin yakni seorang juru sita dan juga hakim yang biasa menyidangkan perkara di kantor yang ada di jalan Arjuna ini.

Meninggalnya dua orang ini sontak membuat para pegawai panik, terlebih lagi ada satu panitera yang dikabarkan positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya.

Humas PN Surabaya Martin Ginting ketika dikonfirmasi terkait kabar tersebut tidak menjelaskan secara detail namun menurut dia, PN Surabaya sudah melakukan langkah antisipasi diantaranya adalah dengan menerapkan Work From Home (WFH) secara bergantian dan sidang perdata ditunda seluruhnya selama dua minggu mulai besok Senin (15/6/2020).

Martin Ginting SH Humas PN Surabaya

“PN tidak tutup, tapi akan dibuat WFH secara bergantian dan sidang perdata ditunda seluruhnya selama dua minggu mulai besok, “ ujarnya Minggu (14/6/2020).

Ginting menambahkan, begitupun sidang pidana juga demikian namun pidana yang tahanannya tidak bisa diperpanjang maka tetap sidang.

“ Jika bisa diperpanjang maka semua ditunda dua minggu untuk memutus mata rantai virus. Pengunjung mulai besok tidak boleh masuk ke area PN,” tambahnya.

Sejauh ini lanjut Ginting, pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan diainfectan ke seleruh area PN Surabaya. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar