Hukum & Kriminal

Gudang di Kediri Simpan Lebih dari 2 Juta Pil Koplo

Jenis pil koplo LL yang diedarkan di Jatim termasuk Kediri dan Surabaya saat diamankan Satnarkoba Polrestabes Surabaya, belum lama ini.(manik priyo prabowo).

Surabaya (beritajatim.com) – Jutaan pil koplo LL yang disalahgunakan diamankan oleh Satuan Narkoba Polrestabes Surabaya. Pengamanan ini dilakukan usai petugas menangkap seorang bandar pengecer obat dengan harga Rp 20 ribu per 10 butir.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, pengamanan dilakukan di Kediri dengan barang bukti mencapai 2 juta pil lebih. Pengamanan sendiri dilakukan sekitar pertengahan Februari 2020 lalu.

“Kita mengamankan barang bukti itu (2 juta pill LL lebih) di Kediri. Kita juga kembangkan kasusnya,” jelasnya kepada beritajatim.com, Kamis (5/3/2020).

Lebih lanjut AKBP Memo menjelaskan, pengembangan kasus peredaran pil LL ini tak hanya di Kediri. Kota Surabaya, Kabupaten Gersik hingga Sidoarjo juga menjadi beberapa daerah yang disasar para bandar pil koplo ini.

Bahkan yang bikin miris, pelaku pengedar menyasar anak muda dari kalangan umur 20 tahun ke bawah. Tak sedikit juga pelaku menjual pil koplo ini ke kalangan pelajar.

“Kasusnya memang menghawatirkan karena pelaku pengedar pil koplo atau obat keras ini menyasar generasi muda. Dari para pelajar sampai pekerja. Selain harganya murah, pil ini juga sudah dikenal kalangan anak muda,” tandasnya.

Sementara dari informasi yang beritajatim.com peroleh, petugas tak hanya mengamankan satu atau dua orang saja. Dari kalangan pengedar, pengepul, gudang dan diduga juga pabrikan pil yang tak beredar di kalangan farmasi ini berhasil dinongkar.

“Kita tunggu rilis saja untuk informasi lengkapnya,” pungkas Memo. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar