Hukum & Kriminal

Gresik Darurat Curanmor !!

foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Kendati pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten resmi disahkan. Namun, hal itu tidak menyurutkan niat para pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhenti melakukan aksinya.

Kali ini ada tiga kasus curanmor terjadi lagi. Peristiwa tersebut semakin menambah pekerjaan rumah jajaran Polres Gresik untuk memburu pelaku.

Kejadian pertama dialami oleh Rohman (32), saat sedang asik memancing dikawasan Telaga Ngipik, Kecamatan Kota Gresik. Motor Honda Beat miliknya W 4963 JL raib digasak para pelaku curanmor. “Saya tinggal memancing, sempat balik ke lokasi parkiran mengambil barang yang tertinggal. Motor saya sudah amblas,” ujarnya, Rabu (13/01/2021).

Masih menurut Rohman, selisih waktu saat dirinya balik mengambil di motor hanya berselang 15 menit pasca sewaktu diparkir. Motor juga sudah saya kunci, sepertinya pelaku sangat mahir,” paparnya.

Peristiwa dengan modus serupa juga dialami Irma Zulfiyah (23). Motor Honda Vario Hitam nopol W 6484 CG miliknya amblas saat berkunjung dikawasan Kampung Kelir, Kelurahan Kroman, Gresik. “Tidak ada jejak apapun dari pelaku yang mencuri motor saya,” tuturnya.

Sebelumya, kabar kehilangan motor juga dialami Novita (21), warga Dahanrejo Kecamatan Kebomas, Gresik. Motor Honda Scoopy warna Hitam W 2383 AM miliknya digasak alap-alap motor yang terparkir di garasi rumahnya. “Kemungkinan beraksi dini hari, karena baru ketahuan hilang saat hendak berangkat kerja,” katanya.

Rangkaian peristiwa kasus curanmor tersebut, menambah daftar panjang. Pasalnya, Jumat lalu (8/1) tiga motor raib sekaligus disatu lokasi yang sama. Tepatnya, dikawasan jalan Harun Thohir Gang XI A Kelurahan Pulopancikan Kecamatan Gresik.

Tidak tanggung-tanggung, para pelaku menggasak tiga motor jenis matic. Antara lain dua honda beat W 6911 AG, W 6959 AQ dan satu honda Scoopy yang masih baru.

Terkait dengan kasus ini, Kapolsekta Gresik Kota AKP Inggit Prasetyanto mengaku sudah menerjunkan tim dilokasi kejadian. “Kami sudah meminta keterangan saksi dan bukti lainnya. Meskipun yang baru melaporkan kehilangan baru dua orang. Olah TKP terus dilakukan,” paparnya. Jadi Mohon waktunya, bagi masyarakat yang memiliki bukti tambahan bisa melapor,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar