Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Grand Launching Kantor Surabaya, DDTC Siap Layani Wajib Pajak Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Peran seluruh pemangku kepentingan sangat krusial dalam upaya mewujudkan kepatuhan kooperatif (cooperative compliance). Pasalnya, paradigma kepatuhan kooperatif menjadi solusi atas tantangan perpajakan di Indonesia.

Kepatuhan kooperatif dapat memberikan manfaat, baik bagi wajib pajak maupun otoritas pajak. Beberapa manfaat itu seperti memberikan kepastian hukum, mengurangi biaya kepatuhan, dan meningkatkan keterbukaan.

Penciptaan kepatuhan kooperatif ini perlu didukung dengan peningkatan literasi perpajakan. Peningkatan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab otoritas, melainkan juga seluruh stakeholders terkait. Adapun salah satu stakeholders yang dimaksud adalah konsultan pajak.

Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam talk show bertajuk Strategi Kepatuhan Pajak di Tengah Optimalisasi Penerimaan Pascapandemi. Adapun talk show digelar bersamaan dengan grand launching Kantor DDTC Cabang Surabaya pada hari ini, Selasa (14/6/2022).

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, acara berlangsung di AMG Tower Surabaya pada pukul 09.00—14.00 WIB. Adapun talk show dibagi menjadi 2 sesi yang dipandu langsung oleh presenter TV Brigitta Manohara sebagai moderator.

Sesi I menghadirkan narasumber Managing Partner DDTC Darussalam, Senior Partner DDTC Danny Septriadi, Partner of Tax Compliance & Litigation Services DDTC David Hamzah Damian, Partner of Transfer Pricing Services DDTC Romi Irawan, serta Partner of Fiscal Research & Advisory DDTC B. Bawono Kristiaji.

Kemudian, sesi II menghadirkan narasumber Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services DDTC Erika, DDTC Academy Manager Khisi Armaya Dhora, serta Head of Growth Digital Transformation DDTC Davira Rizky Chairunnisa.

Managing Partner DDTC Darussalam mengatakan kehadiran secara fisik di Surabaya menjadi upaya untuk makin mendekatkan DDTC dengan para pemangku kepentingan perpajakan, terutama wajib pajak, di Jawa Timur secara umum dan Surabaya secara khusus.

“Harapannya, DDTC dapat memperkuat literasi dan lebih mewarnai perpajakan Indonesia,” ujar Darussalam.

Penguatan literasi juga didukung dengan hadirnya buku ke-16 yang diterbitkan DDTC, yakni Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak International, Edisi Kedua Volume I. Langkah ini menjadi wujud pembaruan literatur perpajakan mengikuti perkembangan yang sangat dinamis.

Senior Partner DDTC Danny Septriadi mengatakan pembukaan kantor cabang Surabaya ini juga menjadi tonggak baru pencapaian DDTC yang telah berdiri selama 14 tahun. DDTC juga ingin terus memberikan pelayanan lebih baik untuk klien, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Semoga kantor DDTC Surabaya ini bisa diterima masyarakat di Jawa Timur dan Surabaya,” tutur Danny.

Sebagai institusi pajak berbasis riset, teknologi, dan ilmu pengetahuan yang menetapkan standar tinggi dan berkelanjutan, DDTC memiliki berbagai unit yang saling mendukung dan dibutuhkan oleh para pemangku kepentingan.

Berbagai unit tersebut antara lain, pertama, DDTC Consulting sebagai pusat jasa konsultasi perpajakan. Kedua, DDTC Fiscal Research & Advisory sebagai pusat kajian dan penelitan fiskal, termasuk perpajakan.

Ketiga, DDTC Academy sebagai pusat pelatihan perpajakan. Keempat, Perpajakan ID sebagai platform database perpajakan. Kelima, DDTC Library sebagai pusat literatur perpajakan. Keenam, DDTCNews sebagai portal berita perpajakan.

Dengan misi-misi yang terus dikembangkan sesuai dengan dinamika dunia perpajakan, DDTC juga memiliki para profesional berkualitas serta menyukai tantangan dan inovasi. Puluhan profesional DDTC telah memegang sertifikat internasional di dunia perpajakan.

Dalam acara ini, DDTC juga mengadakan company visit bagi para peserta untuk melihat suasana Kantor DDTC Cabang Surabaya. DDTC juga membagikan buku baru secara gratis kepada para peserta yang hadir. Ada pula berbagai door prize yang dibagikan kepada peserta. [but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar