Hukum & Kriminal

Gondol Scoopy di Lemah Putro, Warga Lumajang Dihajar Massa

foto: ilustrasi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kepergok curi motor, Arik Hermanto, (28) warga Desa Yosowilangun Lor RT 09 RW 03 Kecamatan Yoso Wilangun Kabupaten  Lumajang, yang indekost di Sidokare Sidoarjo menjadi sansak hidup warga gang Jetis II Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo.

Untung saja saat terjadi aksi massa, ada anggota Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo di dekat TKP, dan pelaku diamankan dan digelendang ke Mapolresta Sidoarjo, beserta barang bukti yang dicuri.

Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP. Imam Yuwono menceritakan awal mula kejadian, motor jenis Honda Scoopy Nopol W 2581 NO, milik Fafan Rahmad Akbar (28) warga Jetis Gang II, RT 12, RW 03, Kel. Lemah Putro, Kec. Sidoarjo  Kab. Sidoarjo, memarkir motornya di teras rumah.

Setelahnya, korban juga mengunci stang motornya, lalu korban masuk rumah. “Usai memarkir motor dan mengunci, korban masuk rumah dan beraktivitas dalam rumah,” katanya Kamis (29/10/2020).

Saat korban menyuapi anaknya, terdengar suara benda keras patah dari luar rumah. Korban Fafan meninggalkan anaknya yang sedang disuapi, dan bergegas keluar rumah untuk memeriksa sumber suara itu. “Mendengar suara “klotek” korban langsung keluar,” ungkapnya.

Saat korban membuka pintu rumahnya, melihat sepeda motor Scoopy kesayangannya, dinaiki seseorang yang tidak dikenal.

Namun saat pelaku melihat Fafan membuka pintu, ia pun kaget dan panik. Motor yang mesinnya belum hidup dan sudah dinaiki langsung ditinggal sembari didorong jatuh. “Melihat si pemilik keluar rumah, pelaku langsung kabur,” jelasnya.

Korban Fafan pun langsung berteriak ‘maling’, sambil mengejar pelaku yang lari ke barat atau ke jalan raya Diponegoro.

Warga sekitar yang mendengar teriakkan Fafan dan sekaligus melihat ada orang melarikan diri, langsung ikut mengejar. Pelarian Arik tak sampai jauh, sekitar 100 meter dari rumah Fafan. Pelaku bisa ditangkap warga. “Pelaku ditangkap di depan toko cat,” jelas mantan Kasat Narkoba Polres Pasuruan itu.

Warga yang geram langsung menghujani tubuh Arik dengan bogem mentah. Untung saja saat itu ada anggota Unit Pidum Satreskrim Polresta, yang sedang berada di dekat TKP.

Sehingga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolresta Sidoarjo, untuk pengembangan lebih lanjut. “Pelaku berhasil kita amankan beserta barang bukti, kunci T dan tas selempang warna Coklat,” pungkasnya. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar