Hukum & Kriminal

Gerebek Rumah Kos di Banyuwangi, Hambali: Saya Diajak Nyabu

Banyuwangi (beritajatim.com) – Hambali salah satu tamu di rumah kost Perumahan Puri Brawijaya, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi Kota menjelaskan penggerebekan diawali oleh kasusnya. Saat itu, dirinya sengaja bertamu di tempat itu lantaran merasa ada undangan dari salah satu kawannya.

Tiba di lokasi, pemuda asal Jakarta yang sedang mondok di Kecamatan Singojuruh itu terkejut. Pasalnya, di dalam kamar sudah disiapkan sambutan beberapa botol minuman keras. “Karena diminta minum saya ikut minum, ada araknya dan minuman keras lainnya,” aku Hambali saat dibawa ke Mapolsek Banyuwangi Kota, Selasa (17/9/2019).

Usai menenggak beberapa kali minuman keras itu, keributan terjadi yang membuat dirinya haru terpaksa keluar kamar. “Saya mau dipukuli anak yang ada di situ. Gara-gara saya diajak nyabu, tapi saya tidak mau. Terus saya lari ke rumah warga meminta perlindungan,” katanya.

Dari kejadian ini, kondisi rumah kost mulai terjadi kegaduhan. Bahkan, sempat terjadi kejar-kejaran antar penghuninya. “Saya datang itu di situ karena teman dari teman saya, yang jamu di situ namanya Ryan. Saya itu keluar dari Pondok, saya udah minta ijin ke pengasuh. Saya udah tiga hari, karena jenuh di sana bete, cuma belajar, tidur, masak sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah rumah kos di kompleks Perumahan Brawijaya Permai, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi Kota digerebek warga. Tempat tersebut diduga menjadi ajang mesum dan pesta minuman keras oleh penghuninya.

Warga sekitar mengeluhkan rumah kost yang berada di Blok MI 1 dan 2 itu kerap menimbulkan gaduh. Bahkan, terakhir terjadi pertengkaran yang berujung perkelahian. Sehingga, membuat kesabaran warga memuncak dan melakukan penggerebekan. “Tadi ada kegaduhan, ada salah satu penghuni kost datang ke rumah saya minta perlindungan. Kemudian saya tanya kenapa, katanya dia mau dipukuli temannya,” kata salah satu warga Arif Mursidi, Selasa (17/9/2019).

Tak berselang lama, sejumlah warga mendatangi kost dan memeriksa sejumlah kamar. Alhasil, ditemukan sejumlah penghuni sedang dalam kondisi mabuk minuman keras. “Tadi pas waktu kita gerebek beberapa anak di sini sudah pada teler. Bau alkohol diduga sisa minuman masih tercium di sini. Lalu kita panggil Polisi untuk mengamankan,” katanya.

Saat digerebek, kata Arif, beberapa anak ada yang bersembunyi di dalam toilet. Bahkan, ada yang pura-pura terkunci di dalam. Beruntung tak sampai ada kekerasan. “Tadi Polisi dari Polsek Kota datang dan ikut mengamankan penghuni kost. Ada yang masih sembunyi di bawah kompor gas di dapur,” ungkapnya.

Polisi juga melakukan penggeledahan di dalam kamar kost tersebut. Hasilnya, polisi menemukan botol sisa minuman, alat suntik, sejumlah korek api dan bong atau alat hisap sabu. “Ya tadi, polisi dan kita juga lihat ada beberapa yang diamankan. Ada bong juga, mungkin penghuni kost ini ada yang menggunakan narkoba,” kata Eris Hutomo warga lainnya.

Dalam penggerebekan ini, setidaknya ada 7 pemuda berhasil diamankan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Banyuwangi Kota untuk dilakukan pemeriksaan. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar