Hukum & Kriminal

Gembong Narkoba yang Ditembak Mati, Dia Jual 2 Kg Sabu per Bulan

Foto pelaku bandar narkoba yang ditembak mati dipaparkan saat gelar perkara di kamar mayat RSUD dr Soetomo, Surabaya, Kamis (12/3/2020). Pelaku terpaksa ditembak mati karena melawan petugas. (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Kepolisian Polrestabes Surabaya kembali menembak mati pelaku kejahatan, Kamis (12/3/2020). Kali ini Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya menembak mati palaku bandar narkoba sekitar pukul 14.30 WIB di rumah pelaku saat mengambil barang bukti sabu-sabu.

Pelaku yang diketahui bernama Roni atau Muhammad Ismail (30) warga asal Bangkalan Madura adalah Bandar dan residivis Narkoba di Kawasan Sidoarjo maupun Kota Surabaya. Pelaku selama sebulan mampu mengedarkan sabu seberat 2kg. Padahal jika dihitung secara eceran, harga per gram sabu mencapai Rp 400 ribu sampai Rp 800 ribu.

“Karena sebulan bisa menjual sabu sebanyak Rp 2 kg, pelaku pun bisa membeli kendaraan bagus dan kemungkinan memiliki rumah dan barang mewah lain. Kami juga akan terapkan TPPU (Tindak Pidana Pencucuian Uang.red). Karena pendapatan dari narkoba bisa saja besar dan akan dibelikan barang berharga,” papar AKBP Memo Ardian saat gelar perkara.

Seperti yang diketahui tersangka merupakan residifis bandar narkoba. Tersangka baru sembilan bulan menghirup udara bebas. Bersama jaringannya, pelaku ini mengedarkan sabu di kawasan Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

Sehingga petugas harus membentuk tim khusus yang melibatkan Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Satnarkoba Polresta Sidoarjo. Selain menangkap Rony petugas juga mengamankan empat pelaku lain yakni IM alias Ibnu Masyis, HF alias Hafid Fauzen, Ra alias Romadoni dan MN alias Muhamad Noer. Keempat pelaku ini merupakan kurir dan juga bandar narkoba skala kecil.

“Penangkapan terhadap tersangka ini merupakan pengembangan dari pemangkapan sebelumnya yang merupakan anak buah bandar yang ditembak mati. Dari penangkapan terhadap pengedar narkoba sebelumnya, kami mendapat keterangan yang mengarah kepada tersangka sehingga dilakukan penyelidikan sampai proses penangkapan,” papar Memo.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sabu total seberat 1,5kg, dua mobil jenis Toyota Haris L 1315 R dan Honda CRV W 1738 BY dan sebilah pisau penghabisan. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap jaringannya yang diduga berada di luar kota Sidoarjo. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar