Hukum & Kriminal

Geledah Kantor dan Rumah Pejabat Bappeda Jatim, KPK Sita Dokumen dan Telepon Genggam

Jakarta (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku melakukan penggeledehan di lima lokasi di Jawa Timur. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian penyidikan dugaan korupsi terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Penggeledahan yang dilakukan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Propinsi Jawa Timur dan rumah pribadi pejabat Bappeda juga dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan tim KPK sejak Pk.10.00 WIB pagi hingga malam.

“Penggeledahan dilakukan dalam dua hari kemarin terkait penyidikan tersangka Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung SPR (Supriyono, red),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (12/7/2019).

Dia memaparkan, pada Rabu (10/7/2019) dilakukan penggeledahan di satu lokasi, yaitu Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur. Dari lokasi tersebut disita sejumlah dokumen penganggaran. Kemudian kegiatan penggeledahan dilanjutkan pada hari Kamis (11/7) di empat rumah Pribadi sejumlah pejabat yang masih aktif ataupun telah penisun di Badan Pembangunan Daerah Pemprov Jatim.

“Dari empat lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam,” ujar Febri. [hen/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar