Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Gelar Razia, Satpol PP Tak Temukan Rokok Ilegal di Pantura Lamongan

Satpol PP Lamongan saat menggelar razia rokok ilegal ke sejumlah warung atau toko kelontong di kawasan pantura Lamongan, Senin (25/7/2022)

Lamongan (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan mengintensifkan operasi cukai ilegal dengan menyasar sejumlah warung atau toko kelontong, Senin (25/7/2022). Operasi atau razia ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya peredaran rokok ilegal yang tak dilengkapi cukai rokok.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lamongan Sapari mengatakan bahwa peredaran rokok ilegal yang tidak dilengkapi dengan cukai rokok ini telah mengakibatkan kerugian negara. “Operasi terhadap rokok ilegal ini digelar di kawasan Pantura Lamongan, yakni di Kecamatan Paciran dan Brondong,” katanya.

Meski telah menyisir 20 warung atau toko kelontong, namun di dua kecamatan ini tak ditemukan rokok ilegal tanpa pita cukai sebatang pun. “Kegiatan razia di Kecamatan Paciran dan Brondong ini kita menyisir sebanyak 20 warung atau toko yang menjual rokok, untuk hasilnya nihil tidak ditemukan rokok ilegal,” ujar Sapari, Senin (25/07/2022).

Menurut Sapari, operasi ini tidak hanya memberantas cukai ilegal, tapi juga memberikan edukasi kepada pemilik warung dan toko kecil. Dengan begitu, pedagang akan lebih selektif dan berhati-hati saat menerima atau menjual rokok.

“Pedagang juga diedukasi dengan dikenalkan jenis-jenis rokok ilegal. Salah satunya tidak dilengkapi pita cukai atau cukai yang tidak sesuai peruntukan,” terangnya.

Tak cukup itu, Sapari juga menyebut, berbagai upaya lain juga dilakukan oleh Satpol PP Lamongan, seperti sosialisasi di media baik elektronik maupun cetak. “Semua itu sebagai upaya untuk menekan peredaran rokok ilegal dan untuk mewujudkan Lamongan zero peredaran rokok ilegal,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memangkas peredaran rokok ilegal. Apabila ditemukan produk rokok dan tembakau yang ilegal atau tidak sesuai ketentuan cukai, Sapari menegaskan, pihaknya bakal tak segan untuk menyitanya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjual atau mengedarkan barang kena cukai yang ilegal, karena sanksi hukumnya sangat berat,” tutupnya. [riq/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar