Hukum & Kriminal

Gelapkan Uang Perusahaan, Staf HRD Perusahaan Ini Diseret ke Meja Hijau

Gresik (beritajatim.com) – Terdakwa Putri Wijayanti (28), HRD perusahaan PT Hikari Teknologi Indonesia (HTI), yang berlokasi di Jalan Raya Romo Manyar Gresik diseret ke ‘meja hijau’. Warga asal Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya menggelapkan uang BPJS perusahaan senilai Rp 42 juta.

Sidang yang dipimpin oleh Wiwin Arodawanti, SH itu juga menghadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Siluh Chandrawati. Dalam amar putusannya, uang perusahaan yang seharusnya dibayarkan untuk BPJS Ketenagakerjaan oleh terdakwa dipergunakan untuk kepentingannya sendiri.

JPU Siluh Chandrawati pada sidang kali ini memanggil dua orang saksi yakni saksi Tasmina selaku kasir, dan Ika Putri selaku acounting.

Di depan majelis hakim yang diketuai Wiwin Arodawanti, kedua saksi membenarkan bahwa ada uang perusahaan yang dikeluarkan atas surat permintaan kasbon (Request Casbon) dari terdakwa sebanyak 5 kali. “Pertama pada Tanggal 19 Agustus 2019 mengeluarkan uang tunai Rp. 8.000.000, kedua sebesar Rp. 9.000.000, ketiga sebesar Rp. 8.048.310, dan pada tanggal 16 Oktober 2019 mengeluarkan sebesar uang Rp. 9.000.000 terakhir kelima pada tanggal 22 November 2019 sebesar Rp. 8.916.265,” ujar saksi Tasmina, Jumat (5/06/2020).

Sementara itu, saksi Ika Putri dari accounting mengatakan ketika dilakukan pemeriksaan keuangan perusahaan ada dana keluar yang dipergunakan untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi tidak ada laporan pembayaran untuk BPJS melalui Bank Jatim.

Dalam perkara ini, JPU Siluh telah mendakwa terdakwa dengan pasal 374 KUHP jo pasal 64 ayat (1) yakni dengan jabatannya telah melakukan penggelapan uang perusahaan. Sidang dengan sistem teleconference ini akhirnya ditunda minggu depan dengan agenda pemeriksan saksi lainnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar