Hukum & Kriminal

Gelapkan Mobil Milik Pembeli, Sales Mobil Honda Dipenjara

Gresik (beritajatim.com) – Anas Basahruddin (27) pelaku penggelapan mobil terpaksa harus merasakan pengapnya udara di penjara. Warga asal Jalan Kahayan 95 Perum Gresik Kota Baru (GKB) itu, yang juga berprofesi sebagai sales mobil Honda dijebloskan ke penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus penggelapan mobil tersebut berawal saat Anas panggilan sehari-harinya berpura-pura untuk memperbaiki kendaraan HR-V nopol W 1493 ED milik korban Nadia Pratiwi (27) warga Jalan Taman Enggano Dalam IV/21 Perum GKB.

Saat itu, tersangka juga menjanjikan proses perbaikan karet kaca bagian depan itu hanya memakan waktu sepekan. Namun bukannya diperbaiki, mobil milik korban digelapkan dengan cara digadaikan ke orang lain.

“Korban yang curiga langsung lapor ke polisi,” kata Kanit Tipiter Satreskrim Polres Gresik Iptu Igo Akbar, Senin (29/07/2019).

Igo menambahkan, korban terpaksa melapor ke polisi karena lama menunggu kedatangan mobil yang dibeli secara kontan itu. Waktu yang ditentukan pun juga sudah berlalu. Ternyata mobilnya hilang. Tidak berselang lama, tersangka berhasil diringkus.

“Beberapa hari kemudian tersangka berhasil diamankan,” tambahnya.

Masih menurut Igo, mobil yang digelapkan oleh tersangka berhasil ditemukan terparkir di sebuah SPBU wilayah Malang. Kondisinya masih bagus. Kini, kendaraan berwarna putih itu dijadikan barang bukti.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku terpaksa menggadaikan mobil korban lantaran butuh uang untuk membayar hutang. Sebab, dirinya mempunyai tanggungan dua mobil lain yang belum lunas,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 378 dan pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukuman diatas tiga tahun penjara. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar