Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Gelap Mata, Kakek di Surabaya Ini Nekat Curi Motor Tetangga

Choirul Anam saat diamankan di Polsek Tambaksari

Surabaya (beritajatim.com) – Choirul Anam (56) seorang kakek yang indekos di Jalan Kapas Madya nekat mencuri motor bersama rekannya Z, Rabu (18/05/2022). Namun, Z berhasil kabur dari polisi dan saat ini ditetapkan buron.

Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Kapas Madya 3-H/45, Tambaksari, Surabaya. Awalnya, Anam sedang beristirahat di tempat kosnya. Ia lalu didatangi teman lamanya Z yang ingin meminjam uang.

Namun, saat itu Anam mengaku tidak punya uang. Karena sama-sama tak punya uang, Z lantas mengajak Anam untuk mencuri motor milik tetangga kosnya.

“Jadi kedua tersangka ini bersekongkol, sudah merencanakan pencurian motor tersebut. Untuk modusnya yakni berpura-pura meminjam motor korban untuk beli cat, terus kunci motornya digandakan,” jelas Akhyar, Senin (23/5/2022).

Tak hanya menduplikat kunci motor, Anam juga menduplikat kunci pagar kos. Setelah rencananya selesai, kunci-kunci duplikat tersebut lantas diserahkan ke pelaku Z.

“Pelaku ini cukup cerdik. Jadi seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Nah, saat malam hari, saat penghuni kos tidur, pelaku Z kemudian beraksi,” paparnya.

Pagi harinya, korban yang terbangun akhirnya terkejut melihat motor Honda Beat miliknya raib. Oleh korban kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tambaksari.

Tim yang diterjunkan lantas melakukan serangkaian penyelidikan hingga olah TKP. Hingga kemudian pelakunya teridentifikasi mengarah ke Anam.

“Kami dapat keterangan dari korban, bahwa sebelum kejadian motornya sempat dipinjam tersangka Anam ini. Di situlah kami interogasi, dan akhirnya terungkap bahwa dia ikut terlibat dalam pencurian. Langsung kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan,” kata Akhyar.

Dalam penyidikan, Anam bersikeras bahwa dia hanya disuruh oleh tersangka Z. Ia mengaku tidak mau, namun terus dipaksa. Tapi, penyidik tidak percaya, karena hasil dari penyelidikan hingga penyidikan, Anam telah terbukti terlibat pencurian motor tersebut.

“Pengakuannya baru sekali ini. Dan motor dijual ke daerah Madura. Tersangka mengaku hanya dapat bagian Rp 200 ribu. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan untuk memburu tersangka Z, yang kini buron,” pungkas mantan Kasubag Humas Polrestabes Surabaya itu (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar