Hukum & Kriminal

Gasak Kotak Amal, 2 Remaja Kediri Diringkus Polisi

foto/ilustrasi

Kediri (beritajatim.com) – Polsek Mojo mengamankan dua orang remaja belasan tahun karena melakukan pencurian kotak amal di mushola. Mereka MM (15) dan AB (16).

Kapolsek Mojo AKP Wahana mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku bermula dari laporan pihak Mushola Kudus di Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri karena kotak amal mushola dibobol pencuri.

“Keduanya melakukan tindakan pencurian bukan hanya mengambil kotak amal saja. Namun sebelumnya di jam yang hampir bersamaan mereka telah melakukan tindakan pencurian sebuah handphone di masjid di wilayah Tamanan Kota Kediri,” kata AKP Wahana.

Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, pada Senin (7/1/2019) pukul 22.00 WIB kedua pelaku mengendarai sepeda motor berboncengan. Mereka berniat untuk pergi minum kopi di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, Kota Kediri.

Selanjutnya sekira pukul 01.00 WIB, mereka menuju Masjid di daerah Tamanan Kota Kediri yang kebetulan pada saat itu mereka melihat orang yang sedang dalam keadaan tertidur pulas dengan disebelahnya terdapat sebuah handphone.

Melihat adanya kesempatan tersebut, salah satu pelaku ini tepatnya MM tanpa pikir panjang langsung mengambil handphone itu.

Setelah berhasil mengambil, keduanya meneruskan perjalanan hingga melewati Mushola Kudus, Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kabupaten Kediri.

Pada saat itu keduanya secara tiba-tiba berhenti sejenak dan melihat adanya kotak amal yang berada di teras mushola yang kebetulan saat itu tidak ada orang.

Merasa aman, kemudian MM bersama AB mencoba melancarkan tindakan pencuriannya yang kedua itu. Namun tanpa disadarinya. Aksi keduanya terpergok oleh salah satu warga yang berada disebuah mushola tersebut.

“Berdasarkan keterangan dari kedua pelaku. Mereka melancarkan aksinya untuk membeli makanan atau sebagai penambah uang saku sekolah,” terang Kapolsek.

Kini, kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Mojo. Mereka terancam pasa 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sementara itu, kasus pencurian yang dilakukan oleh tersangka masih dalam proses pengembangan. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar