Hukum & Kriminal

Gantikan SIM, ‘Suket’ Hanya Berlaku Satu Bulan

Ilustrasi SIM. [Foto:Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya akhinrya menghentikan pelayanan SIM corner dan SIM keliling. Penutupan tersebut dikarenakan material atau blangko SIM (Surat Izin Mengemudi) telah habis.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Evaguna Pandia menjelaskan, meski habis masyarakat bisa memperpanjang ke kantor Satpas Colombo. “Untuk yang kehabisan blanko akan digantikan surat keterangan (Suket) yang berlaku selama sebulan,” katanya kepada beritajatim.com, Jumat (16/8/2019).

Tak sembarang suket, kepolisian sudah menyiapkan surat dengan disertakan barcode. Tujuannya, untuk menunjukkan ke sistem bahwa pemilik surat sudah resmi terdaftar. Pemberian suket ini dikarenakan permintaan SIM yang cukup tinggi, hingga 1.000 perhari.

Eva Guna Pandia memaparkan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Korlantas untuk permintaan material blangko SIM. Terkait suket, akan diberikan kepada pemohon SIM hingga material datang. Apabila lebih dari sebulan material SIM belum juga datang, maka Suket akan diperpanjang hingga sebulan lagi.

Pemberian barcode, lanjut mantan Polsek di jajaran Polrestabes Semarang ini, ketika material datang data sudah tersimpan dan siap dicetak. Kedepan, suket akan diberikan fitur foto pemohon, tujuannya agar tidak disalahgunakan.

Pandia mengimbau, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab jika ada razia di jalan, suket dapat digunakan sebagai pengganti SIM. “Kita mengimbau kepada masyarakat tidak usah khawatir suket berlaku penggantian SIM. Total masyarakat yang sudah memegang suket sejak 12 Agustus cukup banyak. Kurang lebih 3.000 orang,” tegasnya. [man/suf]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar