Hukum & Kriminal

Gandeng Jurnalis, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polrestabes Surabaya Harapkan Pilkada di Surabaya Lancar dan Sehat

Kapolres KP3 Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis saat undang PWI Jatim dan Jurnalis di Surabaya.(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pilwali Surabaya 2020 juga menjadi acuan keberhasilan pemerintah dalam pemilu di tengah pandemi. Oleh sebab itu seluru kalangan baik dari Polri maupun KPU merangkul sejumlah kalangan di daerah. Baik itu jurnalis atau bahkan pemuka agama sekalipun.

‘Menggandeng tangan’ ini adalah langkah untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada supaya lancar, aman, damai, terbuka, jujur dan adil. “Bahkan karena pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini dalam kondisi pandemi virus. Maka kita tekankan juga supaya pelaksanaan pilkada ini sehat jasmani,” ucap AKBP Ganis kepada jurnalis, Kamis (3/12/2020).

Jurnalis memiliki peran penting, lanjut Ganis, karena jurnalis bisa membangun habit baik ke masyarakat. Dengan membuat jurnal tentang tatanan hifup yang lebih baik, maka pembaca pun akan terbangun pola pikirnya. Bahkan, guna mencari informasi cara mendidik, cara menjaga imunitas dan membuat makanan, jurnal ini semua juga ditulis boleh jurnalis.

Dengan begitu, maka masyarakat bisa belajar baik melalui pemberitaan radio, online, cetak dan juga televisi. “Kita harapkan semua masayarakat bisa menjaga kondisi kesehatannya dan bisa mengikuti pelaksanaan pemilukada serentak ini,” paparnya.

Tak berbeda jauh, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edizon Isir juga mengundang para tokoh agama. Doa bersama petinggi lintas agama ini diharapkan bisa memberikan restu kelancaraan pemeilihan kepala daerah nanti. Kapolrestabes menekankan, selain menjaga kondusifitas pemilu nanti, penegasan akan protokol kesehatan juga akan ditegakkan. “Sehingga masyarakat yang turut serta dalam pelaksanaan pemilu nantinya bisa terhindar dari virus. Harapannya tak ada klaster baru yakni klaster pemilu,” tegasnya.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar