Hukum & Kriminal

Gaji Kapolres Diberikan pada Orang Ini, Mengapa?

Lumajang (beritajatim.com) – Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban memenuhi janjinya memberikan satu kali gaji pada warga yang berhasi mengagalkan dan menangkap maling sapi. Sono (45) warga Desa Karanganyar Kecamatan Yosowilanggun yang mendapat hadiah dari Sayembara itu.

“Sebelumnya saya buat Sayembara, siapa saja yang berhasil mengagalkan dan menangkap maling sapi tak beri satu kali gaji,” kata Arsal dihadapan warga, Kamis (24/1/2019).

Masih kata dia, dalam membuat sayembara dan memberi gaji bukan bermaksud jajaranya tidak mampu. Namun, bisa menjadi pelecut kepedulian warga Lumajang terhadap antisipasi aksi kejahatan terjadi di lingkunganya.

“Sejak saya menjabat sebagai Kapolres Lumajang ada 3 pekerjaan, yakni Marak Begal, Maling Sapi, dan Konflik Sosial Tambang,” paparnya.

Sono adalah warga yang berhasil mengagalkan pencurian sapi milik saudaranya. Saat itu, dia terbangun dari tidur dan mendengar suara seseorang menuju kandang sapi.

Ketika Sono, hendak mengecek kandang sapi sadauranya, dia malah berpapasan dan diberi bogem mentah oleh pelaku.

“Saya dijotos dan terjatuh. kemudian bangun dan berteriak ada maling,” cerita Sono.

Sono berharap ada kepedulian dari warga desa terhadap keamanan di lingkunganya. Karena, aman dan tidaknya sebuah desa, tergantung masyarakat di wilayah itu.

“Saya senang atas kepedulian Kapolres terhadap teror maling sapi saat ini di Lumajang,” paparnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar