Hukum & Kriminal

Gagal Curi Motor Usai Hubungan Badan, Pelaku: Janda Itu Lebih Pengalaman

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis kasus pencurian kendaraan bermotor.

Mojokerto (beritajatim.com) – Endro Kusworo (28) warga Desa Tarungwetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo diamankan anggota Satreskrim Polres Mojokerto. Pelaku membawa kabur sepeda motor milik seorang janda yang telah berumur dengan modus dipacari terlebih dahulu.

Penangkapan pelaku setelah dilaporkan korbannya, Eko Purwati (51) warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Pada, Senin (23/11/2021) sekira pukul 07.47 WIB, korban dan pelaku berangkat ke villa di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto mengendarai sepeda motor milik korban.

Dengan mengendarai sepeda motor korban Honda Beat nopol W 5609 PH warna merah hitam, keduanya menuju villa di kawasan Pacet. Sampai di villa, sepeda motor diparkir di garasi dengan kunci kontak sepeda motor masih menempel. Usai berhubungan badan, korban yang lengah langsung dibawa sepeda motornya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, modus yang dilakukan pelaku dengan cara mencari pasangan berumur. “Modus yang dilakukan pelaku mengajak yang bersangkutan membina hubungan kasih dan berhubungan badan,” ungkapnya, Kamis (4/2/2021).

Namun saat korban lengah, pelaku mengambil sepeda motor milik korban. Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait modus yang digunakan oleh pelaku dan berkoordinasi dengan polres lain karena diduga ada beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) di luar Mojokerto.

“Masih dilakukan pemeriksaan terkait modus melakukan hubungan khusus dan pendalaman apakah spesialis merebut hati korban dengan sasaran perempuan berumur. Korban usia 51, sementara tersangka 28 tahun. Prinsipnya akan terus melakukan pengembangan untuk pengungkapan tindakan pidana agar bisa memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, pelaku Endro Kusworo (28) mengaku, kenal korban di sebuah lokalisasi. “Iya memang berhubungan tapi tidak ingin menikahi. Saat pakai baju di kamar mandi, motor saya ambil dan saya dijual. Ini pertama kali. Karena janda lebih pengalaman, lebih tahu,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor milik korban, kaos oblong dan sepatu kain. Pelaku sendiri dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian Kendaraan Bermotor dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar