Hukum & Kriminal

Gadaikan Motor Inventaris, Warga Sukomulyo Diamankan Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Tersangka Rachmad Andi Satrio (35) warga asal Jalan Basuki Rahmad I/4 Sukomulyo, Lamongan, diamankan polisi. Satrio dilaporkan ke Polsek Driyorejo, Gresik, atas tindakan penggelapan motor inventaris milik PT Karya Wijaya Sakti (KWS) dengan menyalahgunakan jabatannya sebagai sales motor.

Kasus ini terungkap bermula Edwin Koeswoyo selaku Supervisor PT KWS, meminjamkan motor inventaris kantor ke Rachmad Andi Satrio (tersangka) yang bekerja sebagai sales. Motor dengan nopol W 3351 QJ itu, sesuai perjanjian digunakan untuk kerja di lapangan.

Pada saat ada pengecekan kendaraan inventaris, tersangka Satrio tidak bisa menunjukkan keberadaan motor inventaris itu. Setelah dilakukan pengecekan ternyata motor inventaris tersebut telah digadaikan. Atas kejadian itu, manajemen PT KWS mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta.

Selanjutnya, manajemen PT KWS melaporkan kasus penggelapan ini ke Polsek Driyorejo. “TKP kasus ini berada di pergudangan PT KWS yang berlokasi di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Tersangka sudah kami amankan setelah menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP Vawek Arifin, Minggu (6/10/2019).

Ia menjelaskan, atas tindakan tersangka tersebut pihaknya menjerat dengan pasal 374 KHUP. Pasalnya, tersangka terbukti menggelapkan motor milik PT KWS dengan menyalahgunakan jabatan.

Sementara itu, Satrio mengaku khilaf karena sudah menggelapkan motor inventaris bukan miliknya. “Saya terpaksa sebab hasil dari menggadaikan motor dibuat tambahan biaya kebutuhan sehari-hari,” akunya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar