Hukum & Kriminal

Faisol Dibekuk Polisi saat Jual Pil Koplo

Lumajang (beritajatim.com) – Satreskoba Polres Lumajang menangkap pengedar pil koplo di sebuah warung kopi Paijo di Desa/Kecamatan Randuagung. Pelaku, Faisol (21) warga Desa Kalipengung Kecamatan Randuagung kedapatan menyimpan pil koplo logo Y sebanyak 94 butir.

“Kami tangkap pelaku, lantaran ada laporan dari warga. Jika warung Paijo dijadikan tempat transaksi jual beli obat keras berbahaya,” ujar Kasat Reskoba, AKP Priyo Purwandito pada wartawan, Kamis (31/1/2019).

Lanjut dia, petugas kemudian menyamar menjadi seorang pembeli kopi untuk menunggu pelaku datang. Kemudian, pelaku membawa kaleng rokok berisi pil koplo.

“Saat usai transaksi, langsung dibekuk dan tidak bisa berkutik,” paparnya.

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, dirinya memang berkomitmen untuk terus sosialisasi bahaya narkotika atau okerbaya. Jika, masih ada saja yang nekat bisnis jualan barang haram, akan ditindak tegas.

“Penyalahgunaan okerbaya bisa membuat pembeli melakukan kejahatan,” paparnya.

Kini tersangka diamankan di Mapolres untuk penyidikan lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 197 sub 196 UURI no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal selama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar