Hukum & Kriminal

Empat Tahanan Polresta Malang Kota Kabur Kembali Ditangkap

Empat tahanan kabur Polresta Malang Kota kembali ditangkap polisi.

Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota berhasil menangkap kembali empat tahanan kabur dalam waktu hampir satu pekan. Ke empat tahanan kabur itu adalah, Adrian Fairi, Nur Cholis, Bayu Prasetyo, dan Sokip Yulianto. Ke empatnya kabur pada, Senin, (9/12/2019) lalu.

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, tahanan kabur terakhir yang ditangkap adalah Bayu Prasetyo. Dia ditangkap di Banyumas, Jawa Tengah saat tengah dalam pelarian. Dia ditangkap di depan sebuah hotel.

“Minggu pukul 10.00 WIB tahanan terakhir Bayu diamankan di Banyumas, Jateng. Secara keseluruhan semuanya sudah ditangkap. Empat tahanan yang kabur,” kata Leonardus, Senin, (16/12/2019).

Leonardus mengatakan semua tersangka kabur dengan tujuan yang berbeda-beda. Dimulai dari Adrian dia kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya, kemudian Sokip ingin bertemu dengan anaknya yang ada di Pondok Pesantren.

Nur Cholis kabur karena tidak ingin melihat orangtuanya terus menerus menjenguk ke tahanan. Sementara, Bayu Prasetyo hanya ikut kabur saja karena dia turut serta saat memotong trali besi tahanan menggunakan gergaji.

“Sokip otak dari rencana kabur. Bayu Prasetyo ikut serta mengergaji trali besi, Nur Cholis juga ikut meski hanya sekali. Sedangkan Adrian Fairi hanya ikut-ikutan kabur,” ujar Leonardus.

Sementara untuk gergaji polisi masih akan mengkonfrontir pengakuan dari masing-masing tersangka. Sebab, ada pengakuan yang berbeda. Adrian mengaku gergaji didapat dari keluarga Sokip. Sementara ketiga tersangka lainnya mengaku gergaji dicuri Sokip dari tukang pipa yang sedang memperbaiki ruang tahanan.

“Soal Gergaji, masih kita lakukan konfrontasikan keterangan satu tersangka dengan tersangka lainya. Yang jelas mereka akan ditambah hukuman karena kabur,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar