Hukum & Kriminal

Empat Remaja Pelaku Pengeroyokan Dibui

Bojonegoro (beritajatim.com) – Empat pelaku pengeroyokan di dua lokasi yang terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro berhasil diringkus. Keempatnya masih remaja. Kini mereka mendekam dibui untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Selasa (22/1/2019).

Pengeroyokan pertama terjadi pada Minggu 20 Januari 2019 sekitar pukul 12.30 WIB di jalan raya turut Dusun Medayun, Desa Margomulyo, Kecamatan Balen. Dua pelaku dilaporkan melakukan pelemparan menggunakan batu ke arah kendaraan bermotor korban.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, dua pelaku kasus pengeroyokan di Kecamatan Balen itu berinisial SG (22) asal Desa/Kecamatan Dander  dan RR (20) asal Dusun Balong, Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander.

Hasil penyelidikan, pelaku terbukti melakukan tindak pidana dan ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres menceritakan, pelaku melempar menggunakan batu kearah kendaraan jenis mobil dan sepeda motor.

“Sehingga mengakibatkan kaca mobiI samping kiri bagian belakang pecah dan spion sepeda motor patah  juga pecah,” ucap Kapolres.

Sementara, tersangka pengeroyokan di lokasi yang berbeda, tepatnya di jalan raya turut Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, di hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB. Polisi berhasil mengamankan MR (23), warga Desa Ngelumber Kecamatan Kepohbaru dan SI (23) warga Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru.

“Kedua tersangka melakukan pemukulan bus yang mengenai sepion samping kanan sehingga mengakibatkan spion bus tersebut pecah,” tambahnya.

“Tersangka SG dan RR kita kenakan Pasal 170 ayat (2) KUHP, sedangkan MR dan SI kita kenakan Pasal 170 ayat (1) Sub Pasal 406 KUHP Jo Pasal 55 KUHP ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara,” ungkapnya.

Dikatakan Kapolres, perusakan dan pengeroyokan itu karena adanya euforia berlebihan dari kelompok massa yang tidak bisa tertib berlalu lintas dan ingin menunjukkan eksistensinya.

Dengan adanya kejadian itu, Kapolres Bojonegoro mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan siapapun dan dari kelompok apapun, untuk sama-sama menghargai pengguna jalan lain. “Mari sama sama tertib menjaga dan tidak melakukan perbuatan yang merugiakan orang lain,” pungkas Kapolres. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar