Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Empat Orang Dimintai Keterangan Polres Magetan Terkait Penimbunan BBM

Barang bukti yang diamankan Polres Magetan terkait penimbunan BBM jenis solar.

Magetan (beritajatim.com) – Warga Desa Banjarejo, Kecamatan Barat, Magetan diamankan dan dimintai keterangan terkait kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Kasat Reskrim Polres Magetan menyebut kalau pihaknya sudah memintai keterangan sebanyak empat orang yakni sopir truk, penimbun, tokoh masyarakat, hingga warga yang disuruh untuk beli solar.

Rudy menyebut modus kasus penimbunan tersebut yakni dengan menyuruh warga setempat yang bekerja serabutan untuk membeli BBM jenis solar dengan alasan untuk keperluan irigasi sawah. Pembelian solar untuk irigasi masih diperbolehkan dengan jumlah maksimal 25 liter dengan menggunakan drum sedang.

“Warga inilah yang diminta untuk membelu dari beberapa stasiun pengisian BBM di Magetan. Setelah dibeli, maka dikumpulkan jadi satu yakni ditaruh dalam bak penampungan. Dan ini belinya tak hanya di satu pom bensin saja, tapi di beberapa pom di wilayah Magetan,” ungkap Rudy saat ditemui di Mepolres Magetan, Senin (20/9/2021)

Setelah masuk ke penampungan dan genap 8.000 liter, barulah si penimbun menjualnya ke salah satu perusahaan. Dari situ, Polres Magetan belum tahu penjualan dari prusahaan tersebut bakal dijual lagi dalam bentuk BBM dengan harga subsidi atau digunakan untuk keperluan kegiatan industri. “Kami belum dapatkan keterangan dari pihak perusahaan tempat penimbun ini setor BMM solar. Masih kami dalami lagi terkait kasus ini,” terang Rudy.

Dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan drum untuk beli BBM, bak penampungan, satununit truk tangki, pompa yang digunakan untuk memindahkan BBM. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar