Hukum & Kriminal

Emosi ‘Dipisuhi’, Sopir Bus Tempeleng Pengendara Motor

Sidoarjo (beritajatim.com) – Hanya karena mengikuti rasa emosi, Eka Nurdiantanto alias Antok (56), warga Dusun Pandean RT 06 RW 02 Desa Ketegan Tanggulangin, tega menganiaya Jimy Agustin, warga Semambung Wonoayu.

Pasca dilaporkan korban, saat inipun Antok yang sehari-hari sebagai sopir bus, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Tulangan.

Penganiayaan bermula saat tersangka yang mengemudikan Bus Frizha, hendak belok di jalan pertigaan dekat PG Tulangan, yang tentunya memakan badan jalan. Nah, saat itulah Jimy Agustin yang mengendarai sepeda motor tepat berada di depan bus, merasa jalannya terganggu, lalu mengumpat kepada tersangka dengan kata-kata kotor.

Mendengar itu, tersangka emosi dan turun dari busnya, langsung menempeleng korban sebanyak dua kali.
Korban tak melakukan perlawanan atas penganiayaan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Tulangan Ipda Sudarso menyatakan tersangka ini tidak mampu menahan emosi ketika diumpat korban dengan kata-kata kotor. “Korban ditempeleng dua kali di bagian kepala dan wajah hingga menyebabkan lebam di mata sebelah kiri,” katanya Rabu (24/7/2019).

Tidak itu saja, lanjut Sudarso, usai memukul tersangka ini juga menyentilkan puntung rokok yang dibawanya ke wajah korban. “Atas perbuatannya tersangka akan kita jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Korban ditahan sambil menunggu proses hukum,” tegasnya Sudarso. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar