Hukum & Kriminal

Edarkan Sabu, Warga Setro Menganti Gresik Meringkuk di Penjara

Gresik (beritajatim.com) – Tersangka Slamet Urifan (40) warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik terpaksa kembali meringkuk di penjara. Pria yang memiliki nama samaran Arif itu, ternyata masih menggeluti bisnis haram narkotika.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Tersangka ini kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu di wilayah Gresik Selatan tepatnya di Kecamatan Menganti. Setelah lama menggeluti bisnis narkoba. Slamet Urifan disergap Satreskoba Polres Gresik.

Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Hery Kusnanto menuturkan, tersangka memiliki nama samaran Arif. Tersangka disergap di Jalan Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik.

Foto: ilustrasi

“Tersangka menggunakan motor Kawasaki Ninja warna hitam W 3030 VN tidak berkutik ketika didatangi petugas. Dia ternyata masih menjalani dari bisnis haram ini kendati baru bebas tahun lalu,” tuturnya, Minggu (7/06/2020).

Dari tangan tersangka itu lanjut Hery, ada sembilan bungkus klip sabu di saku celana sebelah kiri saat kita amankan.

“Total 3,55 gram sabu kemudian dipecah menjadi sembilan klip. Sabu tersebut diedarkan kepada para pembelinya yang tidak hanya berasal dari kalangan orang tua saja,” ungkapnya.

Pria tamatan SD itu mengaku tergiur bisnis narkoba karena memiliki keuntungan.

“Sekali ambil 30 gram sabu, keuntungannya Rp 10 juta,” akunya.

Selain menyita sembilan bungkus klip berisi sabu, polisi juga membawa satu buah handphone dan sepeda motor Kawasaki Ninja milik tersangka. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar