Hukum & Kriminal

Edarkan Sabu Warga Benjeng Gresik Diamankan Polisi

Petugas Polsek Duduksampeyan mengamankan Farkan Warga Desa Jogodalu Benjeng, Gresik yang kepergok mengedarkan sabu

Gresik (beritajatim.com) – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Gresik tak pandang bulu. Bila selama ini kasus tersebut didominasi warga perkotaan, tapi saat ini barang haram tersebut sudah masuk ke pedesaan.

Seperti yang dialami oleh salah satu pengedar bernama Farkan (40), warga asal Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik yang diamankan polisi sewaktu hendak mengedarkan sabu di Jalan Raya Desa Jogodalu Benjeng.

Penangkapan ini bermula ada informasi dari masyarakat. Tepatnya, di pertigaan Jalan Desa Jogodalu, Benjeng ada transaksi narkotika jenis sabu. Mengetahui hal itu, petugas dari Polsek Duduksampeyan, Gresik meluncur ke lokasi. Hasilnya, menangkap Farkan beserta barang buktinya.

Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng menuturkan, selain mengamankan tersangka anggota juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah plastik yang berisi sabu dengan berat timbang 0,3 gram dengan bungkusnya yang dibawa oleh tersangka serta satu buah ponsel.

“Sewaktu kami periksa tersangka ternyata masih menggegam sabu di tangan kirinya yang dibeli dari rekannya yang sampai saat ini masih buron,” tuturnya, Kamis (25/02/2021).

Masih menurut Sugeng, dari pengakuan tersangka dirinya membeli sabu itu dari rekannya yang berinisial HN. Sewaktu hendak ditangkap yang bersangkutan malah kabur karena mengetahui kedatangan petugas. “Tersangka HN masih satu rekan dengan Farkan menjadi DPO petugas. Berdasarkan pemeriksaan, Farkan yang kami amankan membelinya dengan harga Rp 300 ribu,” paparnya.

Sementara tersangka Farkan mengaku dirinya membeli untuk dikonsumsi sendiri agar tidak cepat loyo saat bekerja. “Saya konsumsi sendiri dan tidak saya edarkan lagi,” ungkapnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar