Hukum & Kriminal

Edarkan Sabu, Suprapto Dihukum 7 Tahun Penjara

Surabaya (beritajatim.com) – Suprapto alias Anto, terdakwa kelahiran 45 tahun silam ini dihukum tujuh tahun penjara karena terjerat kasus narkoba. Pria asal Bebekan Selatan Sidoarjo ini dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

” Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun,” ujar Ketua Julien Mamahid dalam amar putusannya, Senin (28/1/2019).

Selain hukuman badan, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar dan subsider enam bulan kurungan. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ugik Ramantyo, dari Kejari Tanjung Perak yang sebelumnya menuntut selama 10 penjara denda Rp 1 miliar serta Subsidair satu tahun kurungan.

Sebagai pertimbangan Hakim, hal yang memberatkan terdakwa adalah bahwa terdakwa tidak mendukung program Pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, sedangkan hal yang meringankan ialah terdakwa belum perna dihukum mengaku terus terang dan bersikap sopan selama persidangan. Atas putusan tersebut, langsung disambut oleh terdakwa dengan kata terima, “saya terima putusannya pak Hakim”.

Untuk diketahui, bahwa perkara ini bermula pada Sabtu 11 Agustus 2018 sekira pukul 23’00 wib saat Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapat pengembangan informasi dari Arif Musdaryanto (Berkas terpisah).

Selanjutnya oleh petugas ditindak lanjuti informasi tersebut dengan melakukan penangkapan terhadap terdakwa Suprapto yang kebetulan saat itu berada dirumah Arif Musdaryanto (berkas terpisah).

Saat dilakukan penggeledahan pada diri terdakwa, petugas mendapatkan barang bukti berupa 10 (sepuluh) poket sabu dengan berat masing masing, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,31 gram, 0,31 gram, 0,30 gram, 0,32 gram, 0,32 gram, 0,32 gram, 0,39 gram, 1 (satu) buah timbangan elektrik, 1 (satu) buah HP merk Nokia.

Kemudian terdakwa beserta barang buktinya segera dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatan terdakwa tersebut JPU menjerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar