Hukum & Kriminal

Edarkan Sabu di Zona Merah Covid-19, Pemuda Tamatan SD Diringkus Polisi

ilustrasi: Sabu/dokumen bjt

Edarkan Sabu di Zona Merah Covid-19, Pemuda Tamatan SD Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Ulah Syai’un (47), warga asal Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik sudah keterlaluan. Pasalnya, pemuda yang cuma tamatan SD itu malah mengedarkan sabu serta ineks di daerah zona merah yang terjangkit Covid-19. Akibat perbuatannya itu, Syai’un meringkuk di penjara setelah diringkus oleh petugas.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, satu klip plastik berisi narkoba jenis sabu 0,24 gram serta satu klip berisi pil ineks.

Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Heru Kusnanto menuturkan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat ada peredaran narkoba jenis sabu di Desa Pundut Terate, Kecamatan Benjeng. Dari informasi itu, anggotanya di lapangan langsung melakukan penangkapan. “Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan setelah menjalani pemeriksaan,” tuturnya, Senin (22/06/2020).

Masih menurut Heru Kusnanto, peredaran narkoba di wilayah hukum Gresik masih kerap terjadi. Karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan bila ada peredaran narkoba. “Jangan segan-segan untuk melapor kalau di lapangan menemukan ada peredaran narkoba,” paparnya.

Sementara itu, pelaku Syafi’un mengaku dirinya mendapat barang haram itu dari rekannya asal Surabaya. “Saya dapat sabu itu dari teman,” tandasnya. Akibat perbuatannya itu, tersangka Syafi’un dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar