Hukum & Kriminal

Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Pejabat Disparbudpora Sumenep: Korban Dilukai Ketika Beli Air Minum

foto/ilustrasi

Sumenep (beritajatim.com) – Dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum pejabat Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) Sumenep berinisial SB terhadal warga berinisial AL, dilakukan di Jl. Angkasa Perumahan Satelit.

Versi AL, dirinya dianiaya SB saat membeli air minum di sebuah toko di lokasi tersebut. Saat itu, dari arah belakang tiba-tiba muncul mobil di sebelah kanan yang mepet dengan sepeda motornya. Bahkan saat membuka pintu mobil, dirinya hampir jatuh.

“Ternyata SB yang turun dari mobil. Kemudian dia menghampiri dan tangan kanannya memegang cutter kemudian menyayatkan ke tangan saya,” cerita AL seperti tertuang dalam laporan kepolisian, Sabtu (16/01/2021).

Secara resmi, AL telah melaporkan kejadian itu ke Polres Sumenep, sesuai tanda bukti laporan polisi nomor TBL-B /11/Res. 1.6/2021/ Reskrim/SPKT Polres Sumenep tertanggal 13 Januari 2021.

Terlapor berinisial SB merupakan salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Disparbudporan. Terlapor merupakan warga Perumahan Satelit, Pabian, Sumenep.

Terlapor SB ketika dikonfirmasi terpisah, membantah tuduhan bahwa ia telah menganiaya AL dengan silet (cutter). Menurutnya, yang terjadi saat itu ada sepeda motor yang nyerempet mobilnya. Karena itu ia berhenti dan turun dari mobil, bermaksud memberi pelajaran pada pengendara sepeda motor itu.

“Pengendara sepeda motor itu main HP sehingga nyerempet mobil saya. Jadi saya ingin memberinya pelajaran dengan tangan. Bukan menganiaya apalagi membacok seperti kabar yang dihembuskan sekarang,” ujarnya.

SB mempersilahkan AL yang melaporkan kasus ini ke kepolisian. Yang jelas, dirinya mengaku ada banyak saksi saat kejadian, karena di mobil dia tidak sendirian. “Silahkan kalau memang saya dilaporkan. Tinggal dibuktikan saja. Toh ada banyak saksi saat kejadian. Yang jelas, saya tidak melakukan pembacokan,” tukasnya. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar