Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dugaan Penculikan Anak, Polisi Tangkap Pria Penodong Senpi di Kota Batu

Polres Batu tangkap pelaku penodong senpi.

Malang (beritajatim.com) – Polres Batu menangkap Monang Sihombing (50 tahun) asal Gorontalo, Sulawesi yang selama ini tinggal di Sumbersari Cembo Desa Giripurno Bumiaji, Kota Batu. Dia adalah pelaku penodongan senjata api di kantor desa setempat dan tertangkap kamera hingga viral.

Sempat beredar kabar bahwa pelaku diduga akan melakukan penculikan anak karena membawa senpi. Apalagi sebelumnya tertangkap kamera hendak memberi bingkisan ke anak-anak kecil, namun ditolak. Tetapi hasil interogasi sementara tidak ada indikasi penculikan anak.

Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan, sesuai pengakuan pelaku, dia sengaja menodongkan senpi karena merasa terusik dengan pengendara lain yang sempat hendak menyerempetnya.

“Jadi dia merasa terancam, pelaku ingin menunjukkan arogansinya dengan mengacungkan senpi kepada pengendara lain agar tidak menyerempetnya lagi. Tapi senpi ini tidak sampai meletus,” kata Yogi.

Yogi menuturkan, dari tangan pelaku polisi mengamankan 1 unit senjata jenis revolver colt rakitan kaliber proyektil 2,2 mm lengkap dengan 3 butir peluru. Selain itu, polisi juga menyita senjata pistol air gun bareta dengan amunisi 5,5 mm lengkap dengan gas CO².

Berdasarkan pengakuan pelaku, senpi ini dia gunakan untuk koleksi. Pelaku mendapatkan senpi ini dari seseorang yang baru dia kenal di media sosial. Dia melakukan transaksi COD di Bungur, Surabaya, Jawa Timur. Senjata itu dibeli seharga Rp1,2 juta.

“Hasil sementara, pelaku baru kali itu memberikan kue ke anak-anak yang lewat. Masih belum ada bukti terkait dugaan penculikan anak. Terkait kepemilikan senpi ini juga akan kita dalami lagi lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 13 Tahun 1951 tentang kepemilikan senpi tanpa izin,” tandasnya. [luc/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar