Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dugaan Pelecehan Seksual, IAIN Kediri Sanksi Oknum Dosen

Wahiduul Anam, Wakil Rektor III IAIN Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri tengah digoyang oleh kasus pelecehan seksual yang dialami mahasiswanya. Korban diduga dicabuli oleh oknum dosennya sendiri.

Dalam laporannya, korban mengaku, telah diperlakukan tak senonoh oleh pelaku. Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku, saat korban mengikuti bimbingan skripsi. Kasus asusila ini sedang menjadi bahan pergunjingan di media sosial.

Pihak Rektorat IAIN Kediri membenarkan peristiwa itu terjadi di internal mereka. Rektorat menerima laporan dari sejumlah mahasiswa dan dosen pengajar.

Menerima laporan tersebut, pihak Rektorat langsung memanggil dan memeriksa terlapor, yang juga ketua salah satu program studi. Dari pemeriksaan tersebut, terlapor kemudian diberhentikan dari jabatannya.

“Yang bersangkutan sudah dipanggil. Pihak-pihak terkait sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Pihak Rektorat akhirnya memberikan keputuan kepada yang bersangkutan. Sanksinya, yang bersangkutan sekarang sudah tidak menjabat sebagai pejabat struktural,” kata Wahiduul Anam, Wakil Rektor III IAIN Kediri, pada Senin (23/8/2021).

Saat ini mahasiswi yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual tersebut tengah dalam perlindungan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Kediri. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar