Hukum & Kriminal

Dugaan Pelanggaran Disiplin Protokol Kesehatan oleh Polisi, Propam Polda Jatim Lakukan Pemeriksaan

Surabaya (beritajatim.com) – Polda Jatim lakukan pemeriksaan internal terhadap adanya dugaan pelanggaran disiplin protokol kesehatan atas video viral dalam acara malam keakraban yang digelar oleh Satlantas Polres Pasuruan, Senin (5/10/2020).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan acara yang digelar tanpa ijin pimpinan ini digelar pada 2 Oktober 2020 lalu itu merupakan acara malam pisah sambut Kasatlantas Polres Pasuruan.

Untuk penegakan disiplin protokol kesehatan, Polda Jatim melalui Propam telah melakukan pemeriksaab terhadap anggota Satlantas yang menggelar acara tersebut. “Kalau sanksi masih menunggu pemeriksaan dari Propam,” ujarnya, Senin (5/10/2020).

Perlu diketahui, baru-baru ini viral di media sosial adanya pentas dangdut yang digelar oleh Polsek Gondang Tulungagung. Kemudian kembali beredar video pentas dangdut yang dilakukan oleh satuan lalu lintas Polres Pasuruan dalam acara pisah sambut Kasatlantas ditengah pandemi Covid-19. Pentas tersebut banyak yang menyayangkan terlebih lagi dilakukan oleh oknum polisi.

“Bapak Kapolda sudah menekankan, setiap acara serah terima jabatan atau kegiatan apapun, harus dilakukan se-sederhana mungkin yaitu dengan cara berdoa bersama, rasa wujud syukur.” Jelas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pada Senin, (5/10/2020).

Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat, lantaran telah memberi masukan bagi Polri, dalam hal ini upaya-upaya polri juga sudah keras pada masa pandemi, namun dari ada satu – dua yang melakukan pelanggaran dan dilakukan penegakan protokol kesehatan melalui tim dari internal untuk penegakan disiplin yaitu dari bidang Propam.

“Sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, namun upaya-upaya yang sudah kita lakukan upaya yang terbaik. Dan ini menjadi peringatan bagi seluruh personil kita seluruhnya, walaupun zona di daerah-daerah tersebut sudah orange atau kuning sekalipun, ini suatu wujud yang harus di ciptakan dan di pelihara agar tidak berkembang lagi.” Tuturnya.

Selanjutnya, Polisi akan memberilan sanksi sesuai dengan hasil pemeriksaan dari tim penegak protokol kesehatan internal bidang propam. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar