Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Camat Duduksampeyan, Kejari Gresik Janji Cepat Dituntaskan

Gresik (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mengaku masih kesulitan menangani dugaan kasus korupsi yang melibatkan Camat Duduksampeyan Gresik, Suropadi. Hampir satu tahun lebih kasus tersebut belum ada titik terang. Bahkan, sampai Pilkada 2020 tuntas, Kejaksaan juga belum melakukan pemeriksaan lanjutan.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Gresik, Dymas Adji Wibowo menuturkan, kasus ini tetap lanjut.

“Mohon doanya kasus ini secepatnya dituntaskan. Jadi mohon waktunya,” tuturnya, Senin (25/01/2021).

Dymas menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat Kabupaten Gresik.

“Kami masih menghitung kerugiannya. Insya Allah bulan ini dan masih menunggu penghitungan kerugian negara dari Inspektorat Pemkab Gresik,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, Camat Duduksampeyan Suropadi diduga melakukan korupsi selama tiga tahun terkait pembangunan sejumlah proyek. Untuk menilai kerugian proyek itu, tim Pidsus Kejari Gresik bersama Inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU-TR) melakukan cek fisik sejumlah proyek.

Pengecekan tersebut untuk menghitung kerugian negara dan mendalami dugaan korupsi anggaran Kecamatan Duduksampeyan.

Ada dua proyek yang disorot yakni pembangunan taman yang menelan anggaran Rp 75 juta dan pembangunan kanopi di kantor kecamatan yang menghabiskan anggaran Rp 30 juta. Kedua item itu belum termasuk uang sumbangan yang diduga masuk di kantong pribadi. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar