Hukum & Kriminal

Dua Wanita Cantik Ini Spesialis Maling HP di Mall Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Susana Indrawati dan Ramlan Biki mengakui perbuatannya dihadapan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting.

Terdakwa mengakui perbuatannya setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggraini mendatangkan saksi korban Ika Saputri Nur Fatmawati dan saksi Erys Surveyatmini. Keduanya mengaku kehilangan Handphone waktu berbelanja di sebuah Mall di daerah Surabaya Barat.

“Waktu itu saya memilih baju, tiba-tiha handphone yang saya taruh tas hilang,” ujar saksi Ika,  dalam sidang di PN Surabaya, Kamis (28/1/2020).

Hal senada juga diungkapkan saksi Erys, dia mengaku kehilangan handphone saat berbelanja di sebuah gerai di mall tersebut.

Atas keterangan saksi, kedua terdakwa yang masih saudara ipar ini tak membantah.

Perlu diketahui, perbuatan terdakwa sudah direncanakan sebelumnya saar berada di rumahnya yakni di Jalan Pacar Kembang 4/44-C Surabaya.

Saat itu terdakwa menuju sebuah Mall dengan menggunakan sarana angkutan umum online dan setelah sampai di Mall mereka langsung mencari target sasaran mencari toko yang ramai pengunjungnya, saat melintas di depan toko Uniqlo, dimana toko ramai pengunjung kemudian mereka terdakwa masuk ke toko Uniqlo dan berputar putar mencari sasaran target Hand Phone, setelah menemukan kemudian terdakwa Susana memberi kode kepada terdakwa Ramlan dengan cara mencolek kemudian melihat korban yakni saksi Ika membawa handphone merk Vivo warna Gold type Y55S yang diletakkan didalam tas rangsel kantong kecil resleting tertutup yang gendong dipunggungnya.

“Selanjutnya terdakwa Ramlan berperan mengalihkan perhatian mendekati korban dengan cara berdiri didepannya pura pura memegagang/mencoba pakaian untuk menutupi pandangannya kemudian terdakwa Susana berdiri tepat dibelakangnya saksi korban selanjutnya membuka resleting tas rangsel kemudian tanpa seijin pemilik mengambil Hand Phone yang berada didalamnya dan setelah berhasil mereka terdakwa langsung keluar lokasi mall pergi meninggalkan Mall bersama sama dengan terdakwa Ramlan,” ujar JPU Anggraini dalam dakwaannya.

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 10 Oktober 2020 mereka terdakwa datang lagi kembali ke Mall berniat akan melakukan pencurian lagi dan masuk ke toko pakaian exekutif saat mereka terdakwa keluar dari toko ditangkap pihak security kemudian diamankan ke posko dan setelah diinterogasi mereka terdakwa mengakui semua perbuatannya selanjutnya mereka terdakwa berikut barang bukti dibawa ke kantor Polsek Wiyung untuk proses lebih lanjut.

Bahwa akibat perbuatan Para terdakwa, saksi Ika selaku pemilik 1 (satu) buah HP merk Vivo warna Gold type Y55S mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 2.300.000 dan saksi Erys selaku pemilik 1 (satu) buah HP merk Vivo warna Iphone X warna putih, mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 8.000.000.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke -4 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP. [uci/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar