Hukum & Kriminal

Dua Pemuda Sumenep Racik Bahan Peledak

Sumenep (beritajatim.com) – Maliji (24) dan Moh. Habibullah (21), warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, dibekuk aparat Polres setempat karena kedapatan meracik bahan peledak (handak).

“Mereka ditangkap di rumahnya, setelah kabur pasca ledakan di rumah Maliji tahun lalu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (12/07/2020).

Pada 1 November 2019, terjadi ledakan di rumah tersangka Maliji, diduga akibat handak untuk membuat bondet atau bom ikan. Ledakan itu menyebabkan beberapa bagian rumah tersangka rusak.

“Setelah ledakan itu, tersangka kabur dan baru bisa ditangkap hari ini,” terang Widiarti.

Dalam pemeriksaan, tersangka Maliji mengakui bahwa dirinya memang membuat bahan peledak tanpa ijin yang sah. “Sedangkan tersangka Habibullah ini perannya membeli serbuk bahan peledak. Yang meracik Maliki untuk dibuat bondet atau bom ikan,” ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya empat plastik warna putih berbentuk bulat yang merupakan bondet. Benda itu dapat mengakibatkan ledakan.

“Kedua tersangka saat ini diamankan di Polres Sumenep, dijerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951,” jelasnya. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar