Hukum & Kriminal

Selama Ops Sikat Semeru 2020

Dua Pelaku Ditembak Mati dan 381 Tersangka Diamankan Polrestabes Surabaya

Para pelaku tindak kriminal saat jalani gelar perkara operasi Sikat Semeru 2020 di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (21/7/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Berjemur pagi hari, seratus tersangka lebih mengikuti gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (21/7/2020). Selain harus berjemur, mereka juga harus menggunakan masker dan juga sarungan tangan.

Para tersangka ini merupakan pelaku kejahatan dengan pemberatan dan kejahatan dengan kekerasan. Seperti kata Atep (28) lelaki bertato di tangan, kaki dan badan ini melakukan aksi kejahatan dengan mencuri di rumah rekannya.

Kepada petugas, Atep mengaku jika melakukan aksi kejahatan untuk mencari kesenangan dan juga mengaku tak bisa bekerja normal seperti orang pada umumnya. “Iya saya residivis dan susah cari pekerjaan. sehingga saya mencuri saja buat bea hidup. Terakhir ini saya mencuri rumah orang,” ucap Atep kepada petugas.

Tak hanya mencuri, para pelaku ini juga melakukan kejahatan dengan cara merampas, merampok, menodong dan bahkan ada yang nekat bertindak keras terhadap korban. Melihat maraknya aksi kejahatan selama pandemi ini, petugas pun harus bekerja ekstra untuk menekan kriminalitas jalanan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edhizon Isir menjelaskan, dalam dalam operasi 12 hari di Sikat Semeru, tercatat ada 494 kasus terungkap dan 100 persen semuanya selesai perkaranya. Bahkan, dalam pengamanan 12 hari tersebut, petugas terpaksa harus menembak mati dua orang dan mengamankan 381 pelaku.

“Tak hanya pelaku yang kita amankan, barang bukti dari senjata api sampai senjata tajam juga kita amankan. Ada sekitar dua pucuk senjata api beserta 100 lebih peluru aktif dan 3 bondet, 33 bilah atau clurit dan sepucuk airsoft gun. semua ini kira amankan selama 12 hari operasi,” paparnya kepada jurnalis.

Tak hanya itu, kepolisian hingga saat ini masih mencari beberapa pelaku yang melarikan diri ke sejumlah daerah. Di antaranya pelaku perampokan di beberapa rumah kosong selama 2020 ini.

Mereka dikabarkan lari menggunakan mobil minibus menuju ke arah Jawa Tengah atau Jakarta. Para pelaku ini diperkirakan berjumlah sekitar 3 orang karena dua pelaku lain sudah ditembak mati. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar