Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dua Pelaku Curanmor Kambuhan Diringkus Polisi Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Dua pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kambuhan diringkus anggota Polsekta Gresik. Keduanya adalah Arief Wicaksono (29) asal Pondok Benowo Blok EW/9 Pakal Surabaya dan Rakhmad Febrian (31) warga Jatisrono Barat 4/2 Semampir Surabaya.

Sebelum tertangkap, Arief Wicaksono bersama rekannya melakukan tindak pidana curanmor mengambil motor W 3475 BK milik Ahmad Faisol warga Jalan Kyai Sahlan XI/28 Manyar Gresik.

Saat itu, korban yang bernama Ahmad Faisol hendak ke pasar untuk membeli barang. Namun, sebelum dipakai motor miliknya tidak ada di tempat. Selanjutnya, korban berusaha mencari dan menananyakan ke tetanggga sekitar. Tapi, motor tersebut tidak ditemukan.

Kemudian korban tetap pergi ke Pasar Gresik dengan menggunakan sepeda motornya yang lain. Sewaktu melintas di Jalan Raya Meduran Romoo Gresik, korban berpapasan dengan dua orang yang manaiki sepeda motor miliknya. Mengetahui hal itu, dia berusaha membuntuti. Kedua pelaku tersebut berhenti di warung kopi.

Tanpa berpikir banyak, korban mendatangi pelaku tetapi orang tersebut berusaha melarikan diri. Korban spontan meminta tolong warga. Lalu pelaku diamankan warga beserta petugas dari Polsekta Gresik.

“Pelaku beserta barang buktinya sudah kami amankan. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian material sebesar Rp 6 juta,” ujar Kapolsekta Gresik AKP Inggid, Rabu (19/05/2021).

Masih menurut Inggid, pelaku curanmor yang diamankan ini sebelumnya juga pernah melakukan pencurian motor milik Silvia Indah Fatmawati warga Perum Residence Blok F-2 Manyar Gresik.

“Pelaku yang kami amankan ini memang spesialis curanmor di wilayah Gresik. Untuk itu, kami menghimbau agar pemilik kendaraan bermotor menggunakan kunci ganda demi keamanan bersama,” pungkasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar